Pada masa pemerintahan Soeharto, membuka jalan bagi aliansi birokrat kuat dan bisnis besar untuk mengumpulkan kekayaan dan kekuasaan.
Adapun salah satu indikator dari lahirnya oligarki yang disorot aktivis dan akademisi di Indonesia, karena dinilai telah melemahkan perlawan Indonesia terhadap korupsi.
Maka dari itu, kehadiran reformasi dirancang untuk memerangi korupsi di Indonesia, dengan mengangkat Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) karena janjinya memerangi korupsi dan gratifikasi.
Baca Juga: Efek buruk tidak makan sebelum tidur, mitos atau fakta yang harus diwaspadai?
Saat ini, orde reformasi menghasilkan pembentukan lembaga yang diharapkan mampu membebaskan Indonesia dari korupsi.
Adapun lahirnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memiliki kewenangan untuk mengusut korupsi di Indonesia dan Ombudsman yang bertindak sebagai 'polisi' pejabat negara.
Memang tidak mudah percaya yang dimiliki masyarakat yang hidup di era reformasi dewasa ini.
Hal ini menjadikan masyarakat cenderung lebih berani untuk mengutarakan pendapatnya melalui media sosial terhadap para pejabat negara dan orang-orang di sekitarnya yang dinilai melakukan pelanggaran.***
Artikel Terkait
Hari kedua berada di IKN, ini makanan yang dinikmati oleh Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana
Wow, trem otonom yang akan dijalankan di IKN sudah tiba di Balikpapan, akan dicoba Presiden Jokowi Senin mendatang
Pj. Bupati Subang hadiri arahan langsung Presiden Jokowi di Ibu Kota Nusantara
Presiden Jokowi reshuffle kabinet, ini daftarnya
Terima penghargaan FAO, Presiden Jokowi persembahkan untuk seluruh petani dan masyarakat yang terlibat aktif perkuat sektor pertanian
Presiden Jokowi apresiasi TNI-Polri bebaskan pilot Susi Air
Antara gak baperan atau anti kritikan, begini gaya ‘Putra Mulyono’ melawan kritik dengan cara unik