GENMILENIAL.ID - Dapat arahan dari Presiden Jokowi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Keminfo) segera melakukan mitigasi atas peristiwa kebocoran data 6 juta Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Menkominfo Budi Arie Setiadi mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait kebocoran data NPWP itu sejak pertengahan September 2024.
Baca Juga: Tiket VIP MotoGP Mandalika 2024 ludes terjual di hari pertama mulai
"Sesuai dengan kewenangan yang diamanatkan peraturan perundangan, Kementerian Kominfo telah mengirimkan surat permintaan klarifikasi kepada DJP Kementerian Keuangan pada tanggal 18 September 2024 terkait dengan dugaan terjadinya kebocoran data pribadi," kata Budi Arie dikutip dari PMJNews padaJumat, 27 September 2024.
Menurutnya, saat ini tengah dilakukan proses klarifikasi, termasuk langkah mitigasi terhadap 6 juta data NPWP yang bocor.
Budi Arie juga menjelaskan bahwa upaya-upaya mitigasi yang dilakukan tentunya melibatkan kolaborasi antar instansi terkait.
"Di saat bersamaan, upaya mitigasi dan tindaklanjut terus dijalankan bersama dengan BSSN dan Kepolisian RI," ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut bahwa insiden kebocoran data penduduk bukan hanya terjadi di Indonesia tapi juga di negara-negara lain.
Artikel Terkait
Peringati HPN 2023, Kominfo dorong Dewan Pers untuk siapkan peta jalan jurnalisme digital
Kasus korupsi proyek BTS 4G Bakti Kominfo, mantan Menkominfo Johnny G Plate divonis 15 tahun penjara
Menkominfo Budi Arie Setiadi sebut perceraian meningkat akibat judi online
Pj. Bupati Subang hadiri arahan langsung Presiden Jokowi di Ibu Kota Nusantara
Presiden Jokowi reshuffle kabinet, ini daftarnya
Terima penghargaan FAO, Presiden Jokowi persembahkan untuk seluruh petani dan masyarakat yang terlibat aktif perkuat sektor pertanian
Presiden Jokowi apresiasi TNI-Polri bebaskan pilot Susi Air