Dihadapan Mentan dan Pj Gubernur Jabar, Dr. Imran jelaskan terkait potensi SDA Subang yang belum terkelola dengan baik, salah satunya inflasi beras

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 5 April 2024 | 11:25 WIB
Pj Bupati Subang, Dr. Imran dampingi Menteri Pertanian, Dr. Andi Amran Sulaiman dan Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin saat kunjungi Kabupaten Subang
Pj Bupati Subang, Dr. Imran dampingi Menteri Pertanian, Dr. Andi Amran Sulaiman dan Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin saat kunjungi Kabupaten Subang

GENMILENIAL.ID - Menteri Pertanian, Dr. Andi Amran Sulaiman kunjungi Kabupaten Subang pada Kamis 4 April 2024. Kedatangan Mentan Amran tersebut disambut oleh Pj Gubernur Jawa BaratBey Machmudin dan Pj. Bupati Subang, Dr. Imran.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Subang menjelaskan terkait potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Kabupaten Subang dari mulai perikanan, pertanian hingga holtikultura.

Lelaki asal Aceh itu juga menyampaikan bahwa sumber daya alam yang ada di Kabupaten Subang cukup komplit.

"Ini rezeki buat kami didatangi, Subang ini komplit, punya pantai dan dataran, perbukitan dan pegunungan," kata Dr. Imran.

Baca Juga: Kunjungi Subang, Mentan Amran paparkan 6 krusial masalah pertanian, yang paling utama soal kelangkaan pupuk

Lebih lanjut, ia pun menuturkan bahwa Subang dibagian utara memiliki potensi perikanan laut, perikanan darat dan lahan pertanian. 

Sedangkan bagian tengah, ada pembibitan terbesar di Jawa Barat untuk ikan nila dan ikan emas, sedangkan bagian selatan ada holtikultura yang menjadi potensi ekonomi agar pendapatan masyarakat bisa meningkat.

Walaupun, kata Dr. Imran diakui juga masih ada beberapa kendala seperti soal irigasi yang masih perlu untuk ditingkatkan untuk bisa menunjang panen yang lebih meningkat.

"Beberapa kendala seperti irigasi perlu ditingkatkan agar hasil panen dapat meningkat, saya harap pengelolaan pertanian dapat terintegrasi dengan baik, termasuk pengelolaan hasil pangan," terangnya.

Disamping soal potensi Subang, Dr. Imran juga menyoroti dilematika terkait kenaikan harga beras di Kabupaten Subang padahal Subang merupakan daerah peringkat ke 3 tingkat nasional dan juga tingkat provinsi sebagai daerah penghasil beras.

Baca Juga: Artis Sandra Dewi diperiksa Kejagung atas kasus dugaan korupsi yang menjerat suaminya Harvey Moeis

Melihat hal tersebut, akhirnya dirinya mengusulkan kolaborasi BUMD dan pembentukan konsorsium beras untuk mengelola hasil panen secara efisien.

Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menanggapi paparan Dr. Imran terkait daerah penghasil beras, ia pun menegaskan bahwa Provinsi Jawa Barat akan mempertahankan sebagai Provinsi peringkat satu penghasil beras secara nasional.

"Dengan optimisme mempertahankan Provinsi Jawa Barat sebagai peringkat 1 penghasil beras skala nasional, dan berjanji untuk menugaskan BUMD Subang dalam mengelola hasil panen padi," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X