Atasi inflasi, Pj Bupati Subang gencar lakukan operasi pasar dan intervesi pasar dengan menggelar bazar pangan murah yang melibatkan UMKM

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 27 Februari 2024 | 01:04 WIB
Pj Bupati Subang, Dr. Imran lakukan peninjauan pasar murah di halaman kantor Kecamatan Pagaden, Senin 26 Februari 2024
Pj Bupati Subang, Dr. Imran lakukan peninjauan pasar murah di halaman kantor Kecamatan Pagaden, Senin 26 Februari 2024

GENMILENIAL.ID - Pj Bupati Subang, Dr. Imran menyampaikan bahwa inflasi di Subang pada bulan Januari lalu mencapai 4,89 persen atau hampir 4,90 persen, dan salah satu komoditas penyumbang inflasi adalah beras.

Hal tersebut disampaikan oleh Pj Bupati Subang, saat dirinya melakukan peninjauan pasar murah di halaman kantor Kecamatan Pagaden pada Senin, 26 Februari 2024.

Kata Dr. Imran, dirinya merasa heran Kabupaten Subang selama ini dikenal sebagai sentra produksi beras lumbung nomor tiga di Jawa Barat, namun beras medium dari Subang tidak tersedia di pasar.

Baca Juga: Innalillahi, DPRD Kabupaten Subang berduka, salah seorang anggotanya Lukman Bahraq meninggal dunia

Sedangkan beras premium yang tersedia di toko-toko besar, harganya jauh dari harga standar, untuk mengatasi hal tersebut,  Pemerintah Daerah Kabupaten Subang kemudian melakukan operasi pasar dan intervensi pasar.

"Operasi pasar dilakukan untuk mengetahui jalur distribusi dan harga barang-barang kebutuhan pokok," kata Dr. Imran.

Selanjutnya, untuk intervensi pasar dilakukan dengan melakukan bazar pangan murah, bazar tersebut tentunya melibatkan UMKM, minimarket dan bulog. 

"Harga beras dan minyak goreng yang disediakan di bazar ini di bawah harga pasar biasa," pungkasnya.

Baca Juga: Hari Pers Nasional 2024, Ketua DPRD Subang, H. Narca Sukanda apresiasi kinerja dan kehadiran para awak media di Kabupaten Subang

Dr. Imran juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Subang akan terus memantau harga kebutuhan pokok setiap hari dan melakukan operasi pasar dan intervensi pasar secara rutin sampai harga kebutuhan pokok masyarakat mulai stabil. 

"Pemerintah juga akan memberikan sanksi kepada distributor atau agen yang nakal," tegas Dr. Imran.

Dengan melakukan hal tersebut, kata Dr. Imran diharapkan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Subang akan kembali turun dan masyarakat akan lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok

"Diharapkan dengan tindakan ini, harga kebutuhan pokok di Subang akan kembali turun dan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokoknya dengan mudah," tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X