Baca Juga: Taman nasional gunung rinjani, syurganya para pendaki di Lombok, Provinsi NTB
"Kerjasama pemkab dengan media bukan sesuatu yang harus disembunyikan. Semua daerah demikian. Bahkan untuk di Subang sudah bagus, tinggal disesuaikan dengan perkembangan zaman," terangnya.
Kerja sama pemkab dengan media, kata Warkan bukanlah bentuk pembungkaman tapi sebagai bentuk penyampaian informasi yang utuh kepada masyarakat.
"Urusan kode etik, antara pemkab dan media punya kode etik masing-masing. Tinggal kita profesional saja," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Subang H. Ruhimat memberikan apresiasinya atas raport yang diterima dari Aliansi Wartawan Subang selama 5 tahun kepemimpinanya.
Baca Juga: Jalan-jalan ke NTB, ini 5 Rekomendasi wisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat
“Nilainya berapapun saya terima, yang penting tujuan kita sama untuk bersama-sama membangun Subang,” ujarnya.
Selanjutnya, lelaki yang akrab dipanggil Kang Jimat ini juga menyampaikan siapapun penggantinya nanti diharapkan bisa melanjutkan pembangunan yang sudah berjalan.
“Siapapun yang melanjutkan, pesan saya bisa membangun Subang lebih baik lagi. Peran media juga sangat penting untuk pembangunan Subang, maka dari itu harus seiring sejalan,” tuturnya.
Artikel Terkait
Refleksi 5 Tahun Jimat Akur, Sekjen KIPP pertanyakan hasil evaluasi refleksi dan rekomendasinya
Turun aksi, HMI Subang pertanyakan urgensi refleksi Jimat Akur yang buang anggaran puluhan juta per kecamatan
Belum penuhi janji politik, tapi sibuk refleksi keliling habiskan anggaran, HMI Subang minta Jimat Akur mundur
DPRD Subang gelar paripurna dengarkan jawaban Jimat-Akur terkait KUA PPAS dan raperda penyertaan modal BUMD
Peringati hari wayang dengan meriah, Bupati Subang H. Ruhimat dukung penuh pelestarian wayang golek
Buka MTQ Ke-39, Bupati Subang bicara tentang peradaban, yang dimulai dengan kualitas SDM dan tingkat pendidikan yang berakhlak
Momen haru Rapat Paripurna DPRD, Bupati Subang tetapkan dua buah Raperda dan sujud syukur