Aliansi Wartawan Subang beri nilai raport B dalam 5 tahun kepemimpinan Jimat Akur

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 18 Desember 2023 | 17:56 WIB
AWAS berikan nilai raport B kepada Kepemimpinan Jimat Akur dalam 5 tahun terakhir, Senin 18 Desember 2023
AWAS berikan nilai raport B kepada Kepemimpinan Jimat Akur dalam 5 tahun terakhir, Senin 18 Desember 2023

GENMILENIAL.ID - Aliansi Wartawan Subang (AWAS) berikan raport pada akhir kepemimpinan Bupati Subang H. Ruhimat dan Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi.

Raport tersebut berupa nilai untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang selama lima tahun terakhir kepemimpinanya.

Ketua Aliansi Wartawan Subang (AWAS) Warlan mengatakan bahwa ada 29 Dinas dan Badan, kemudian 4 BUMD yang diberi nilai dari sisi kinerja dan kehumasan.

"Rata-rata nilai dari OPD dan BUMD yang secara objektif diberikan oleh wartawan kepada kepemimpinan Jimat-Akur adalah 'B' atau Baik," ucap Warlan pada awak media di Kantor Bupati Subang, Senin 18 Desember 2023.

Baca Juga: Menelusuri keindahan dan kearifan lokal di Desa Sasak Ende, Provinsi Nusa Tenggara Barat

Lanjut Warlan, nilai B diperoleh dari beberapa indikator, pertama dilihat dari kinerja dan serapan anggaran tiap tahun, data ini mudah diakses publik, kemudian kedua dari kinerja kehumasan dari tiap OPD dan BUMD.

Terkait indikator kedua, dalam penilaian kehumasan, lanjut Warlan pihaknya harus melakukan rapat terlebih dahulu dengan semua anggota, karena menurutnya hanya teman-teman media yang tahu soal kehumasan.

Ia pun menyebut hasil rapat beberapa waktu lalu bahwa untuk penilaian kehumasan masih dirasa cukup berat.

"Banyak yang dibawah B. Hasilnya OPD dan BUMD belum mengikuti perkembangan zaman dalam melakukan penyerapan anggaran untuk media," kata Warlan. 

Baca Juga: Keunikan Desa Sasak Sade, pusat kearifan lokal di Pulau Lombok NTB 

"Untuk proyek-proyek lain ada yang sudah e-catalog, namun untuk media masih konvensional. Banyak anggaran cuma sebatas menggugurkan kewajiban," tambahnya. 

Sehingga hal tersebut, kata Warlan banyak dari program Jimat Akur pada setiap OPD tidak tersampaikan dengan baik dan utuh pada masyarakat.

"Kami cek anggaran media besar di Subang, tiap OPD ada. Tinggal disesuaikan dengan perkembangan zaman saja. Tinggal diperbaiki dari sisi regulasi, sehingga penganggaran untuk belanja media sesuai untuk peruntukannya," ujarnnya. 

Ia pun menuturkan bahwa kalau penganggaran untuk media dilakukan secara profesional, tentunya pemkab Subang bisa berperan lebih dalam meningkatkan kualitas media di Subang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X