GENMILENIAL.ID - Aliansi Wartawan Subang (AWAS) berikan raport pada akhir kepemimpinan Bupati Subang H. Ruhimat dan Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi.
Raport tersebut berupa nilai untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang selama lima tahun terakhir kepemimpinanya.
Ketua Aliansi Wartawan Subang (AWAS) Warlan mengatakan bahwa ada 29 Dinas dan Badan, kemudian 4 BUMD yang diberi nilai dari sisi kinerja dan kehumasan.
"Rata-rata nilai dari OPD dan BUMD yang secara objektif diberikan oleh wartawan kepada kepemimpinan Jimat-Akur adalah 'B' atau Baik," ucap Warlan pada awak media di Kantor Bupati Subang, Senin 18 Desember 2023.
Baca Juga: Menelusuri keindahan dan kearifan lokal di Desa Sasak Ende, Provinsi Nusa Tenggara Barat
Lanjut Warlan, nilai B diperoleh dari beberapa indikator, pertama dilihat dari kinerja dan serapan anggaran tiap tahun, data ini mudah diakses publik, kemudian kedua dari kinerja kehumasan dari tiap OPD dan BUMD.
Terkait indikator kedua, dalam penilaian kehumasan, lanjut Warlan pihaknya harus melakukan rapat terlebih dahulu dengan semua anggota, karena menurutnya hanya teman-teman media yang tahu soal kehumasan.
Ia pun menyebut hasil rapat beberapa waktu lalu bahwa untuk penilaian kehumasan masih dirasa cukup berat.
"Banyak yang dibawah B. Hasilnya OPD dan BUMD belum mengikuti perkembangan zaman dalam melakukan penyerapan anggaran untuk media," kata Warlan.
Baca Juga: Keunikan Desa Sasak Sade, pusat kearifan lokal di Pulau Lombok NTB
"Untuk proyek-proyek lain ada yang sudah e-catalog, namun untuk media masih konvensional. Banyak anggaran cuma sebatas menggugurkan kewajiban," tambahnya.
Sehingga hal tersebut, kata Warlan banyak dari program Jimat Akur pada setiap OPD tidak tersampaikan dengan baik dan utuh pada masyarakat.
"Kami cek anggaran media besar di Subang, tiap OPD ada. Tinggal disesuaikan dengan perkembangan zaman saja. Tinggal diperbaiki dari sisi regulasi, sehingga penganggaran untuk belanja media sesuai untuk peruntukannya," ujarnnya.
Ia pun menuturkan bahwa kalau penganggaran untuk media dilakukan secara profesional, tentunya pemkab Subang bisa berperan lebih dalam meningkatkan kualitas media di Subang.
Artikel Terkait
Refleksi 5 Tahun Jimat Akur, Sekjen KIPP pertanyakan hasil evaluasi refleksi dan rekomendasinya
Turun aksi, HMI Subang pertanyakan urgensi refleksi Jimat Akur yang buang anggaran puluhan juta per kecamatan
Belum penuhi janji politik, tapi sibuk refleksi keliling habiskan anggaran, HMI Subang minta Jimat Akur mundur
DPRD Subang gelar paripurna dengarkan jawaban Jimat-Akur terkait KUA PPAS dan raperda penyertaan modal BUMD
Peringati hari wayang dengan meriah, Bupati Subang H. Ruhimat dukung penuh pelestarian wayang golek
Buka MTQ Ke-39, Bupati Subang bicara tentang peradaban, yang dimulai dengan kualitas SDM dan tingkat pendidikan yang berakhlak
Momen haru Rapat Paripurna DPRD, Bupati Subang tetapkan dua buah Raperda dan sujud syukur