2 Tahun Danu tak berani ungkap kasus pembunuhan ibu dan anak, seperti ini kata keluarga korban

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 18 Oktober 2023 | 23:24 WIB
Kakak Almarhumah dari Tuti Suhartini, Lilis Sulastri berikan keterangan pers pada awak media, Rabu 18 Oktober 2023
Kakak Almarhumah dari Tuti Suhartini, Lilis Sulastri berikan keterangan pers pada awak media, Rabu 18 Oktober 2023

GENMILENIAL.ID - Polda Jawa Barat telah menetapkan 5 tersangka atas kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55 tahun) dan Amalia Mustika Ratu (23 tahun) di Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang.

Kasus yang telah menghebohkan Kabupaten Subang, bahkan viral kemana-mana ini masih mengendap dua tahun lebih sejak peristiwa itu terjadi pada 18 Agustus 2021, sejak saat itu sosok pelaku masih belum bisa diungkap dan selalu menjadi pertanyaan publik terkait kasusnya.

Penetapan kelima tersangka oleh Polda Jabar yang hampir semuanya merupakan bagian dari orang-orang dekat korban tentu membuat penasaran tentang sosok Danu yang berani untuk menyerahkan diri ke Polda Jabar untuk memberikan keterangan.

Baca Juga: Polda Jabar tetapkan 5 tersangka kasus pembunuhan Ibu dan anak di Subang, ini respon keluarga korban

Pihak pengacara Danu bahkan sampai mengajukan klienya agar diberikan pengamanan khusus dari pihak Polda Jabar dan menjadi bagian dari Justice Collaborator dalam kasus ini.

Seperti diketahui bahwa selain Ramdanu alias Danu yang merupakan sepupu korban, keempat tersangka lainya lagi yaitu Yosef suami sekaligus ayah dari korban, Mimin istri kedua Yosep, Arighi Reksa Pratama anak dari Mimin dan Abi yang juga anak dari Mimin.

Menurut keterangan dari pihak keluarga korban yang merupakan Kakak Almarhumah dari Tuti Suhartini, yaitu Lilis Sulastri menyebut bahwa dalam dua tahun terakhir ini kenapa Danu tidak menyerahkan diri karena merasa takut dan tertekan.

"Dia takut dan tertekan, ngomongnya gitu, dia merasa takut tertekan, mungkin diancam," pungkasnya.

Baca Juga: 18 Oktober, Hari Persatuan yang menyatukan semangat bangsa

Lilis juga menyebut kenapa tidak terus terang sejak dahulu, yang membuat pihak kepolisian selama ini juga kesulitan dalam mengungkap kasus ini.

Hingga akhirnya Polda Jabar kembali mengambil alih kasus ini dan Danu punya keberanian untuk memberikan informasi terkait kasus tersebut.

Kepada pihak keluarga korban, Lilis pun menyebut bahwa Danu meminta maaf kepada pihak keluarga korban sambil menangis dan bersujud dan akan berterus terang apa yang dia alami dan apa yang dia lihat pada peristiwa kelam 2 tahun silam tersebut.

"Dia nangis, saya juga ikut nangis, sujud ke mamahnya, minta maaf ke semuanya," tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X