Jika muncul gejala seperti jarak tempuh menurun secara tidak biasa, indikator baterai bermasalah, motor kehilangan tenaga, atau terdengar suara yang tidak normal, kendaraan sebaiknya segera diperiksa di bengkel resmi.
Baca Juga: Resmi jadi Sekda Subang, Rona Mairansyah siapkan 100 hari: Lumbung padi dan industri jadi fokus
Baterai bukan satu-satunya yang harus dijaga
Sebagian pemilik motor listrik mungkin menganggap perawatan kendaraan hanya berkaitan dengan baterai.
Padahal, motor listrik tetap memiliki berbagai komponen mekanis yang dapat mengalami keausan.
Christopher A. Wirawan dari Polytron EV pernah menjelaskan bahwa baterai merupakan salah satu komponen vital pada motor listrik dan performanya dapat menurun seiring penggunaan.
Karena itu, menjaga kebiasaan penggunaan sejak awal menjadi bagian penting dalam mempertahankan kondisi kendaraan.
Baca Juga: Suling Amis di Karanganyar, Kapolres Subang perkuat komunikasi kamtibmas dengan warga
Perawatan motor listrik pada dasarnya tidak sulit. Pemilik hanya perlu memperhatikan pola pengisian baterai, menggunakan charger yang sesuai, menghindari temperatur ekstrem, menjaga kebersihan kendaraan, serta rutin memeriksa ban dan rem.
Penggunaan sesuai petunjuk produsen dan servis secara berkala dapat membantu menjaga performa motor listrik sekaligus mengurangi risiko kerusakan komponen yang sebenarnya dapat dicegah.***
Artikel Terkait
3 Mantan pentolan BGN terjerat skandal korupsi, ribuan motor listrik SPPG senilai Rp1 triliun dinilai masih buram nasibnya
Momen Nanik S Deyang ngacir hindari wartawan saat ditanya soal motor listrik, buru-buru masuk mobil
Nasib motor listrik BGN: Bukan barang sitaan, Kejagung izinkan untuk didistribusikan
Prabowo siap luncurkan motor listrik nasional, harap petani ikut rasakan manfaatnya
Harga mobil listrik berpeluang lebih murah, BYD dikabarkan perluas ekspansi hingga bangun pabrik baterai sendiri
Lagi tren di 2026, ini 7 rekomendasi motor listrik murah yang harganya mulai Rp9 juta
Baterai mobil listrik sudah berumur, apakah biaya perbaikannya bisa lebih mahal dari nilai mobil bekas?