Polytron menyarankan pemilik menggunakan charger dan kabel yang sesuai atau bawaan kendaraan.
Jika charger mengalami kerusakan, jangan melakukan modifikasi sendiri.
Gunakan perangkat pengganti yang direkomendasikan produsen agar sistem pengisian tetap sesuai dengan kebutuhan kendaraan.
3. Jangan langsung mengecas baterai yang terlalu panas
Motor listrik yang baru digunakan dalam perjalanan jauh, terlebih ketika cuaca panas, bisa mengalami peningkatan temperatur pada baterainya.
Dalam panduan perawatan baterai motor listrik, Polytron menyarankan pengguna memberikan waktu agar baterai dan kendaraan mendingin sebelum melakukan pengisian.
Baca Juga: Terungkap! Modus tusuk gigi jebak kartu ATM di Subang, pelaku intip PIN korban
Kebiasaan ini perlu diperhatikan agar proses pengisian tidak dilakukan ketika temperatur baterai masih terlalu tinggi.
4. Hindari parkir terlalu lama di bawah matahari
Tempat parkir juga perlu diperhatikan pemilik motor listrik. Kebiasaan meninggalkan kendaraan di bawah sinar matahari langsung dalam waktu lama sebaiknya dikurangi.
Polytron menyebut temperatur tinggi dapat memengaruhi kondisi baterai lithium. Karena itu, tempat parkir yang teduh lebih disarankan, terutama ketika motor akan ditinggalkan dalam waktu lama.
Jika tersedia, pemilik bisa memilih area parkir beratap atau lokasi yang memiliki sirkulasi udara baik.
5. Periksa ban dan rem secara berkala
Artikel Terkait
3 Mantan pentolan BGN terjerat skandal korupsi, ribuan motor listrik SPPG senilai Rp1 triliun dinilai masih buram nasibnya
Momen Nanik S Deyang ngacir hindari wartawan saat ditanya soal motor listrik, buru-buru masuk mobil
Nasib motor listrik BGN: Bukan barang sitaan, Kejagung izinkan untuk didistribusikan
Prabowo siap luncurkan motor listrik nasional, harap petani ikut rasakan manfaatnya
Harga mobil listrik berpeluang lebih murah, BYD dikabarkan perluas ekspansi hingga bangun pabrik baterai sendiri
Lagi tren di 2026, ini 7 rekomendasi motor listrik murah yang harganya mulai Rp9 juta
Baterai mobil listrik sudah berumur, apakah biaya perbaikannya bisa lebih mahal dari nilai mobil bekas?