GENMILENIAL.ID - Selain jadi waktu untuk bertemu dengan sanak keluarga, momen Idul Fitri ini juga memiliki ciri khas lainnya, yaitu kuliner ‘khas’ lebaran.
Kuliner khas lebaran yang sering terlihat saat Idul Fitri, misalnya opor ayam, ketupat dengan daun kelapa, semur daging, gudeg manggar, sotong pangkong, dan lainnya.
Untuk ketupat, biasanya menjadi makanan pengganti nasi yang dibuat dalam jumlah banyak, sehingga makanan ini tidak akan langsung habis dalam sehari.
Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga agar ketupat tidak cepat basi hingga 2 atau 3 hari setelahnya.
Baca Juga: Mana dulu yang didahulukan? qadha puasa Ramadan atau puasa Syawal?
1. Takaran beras yang sesuai
Dimulai dengan isian beras, sebaiknya hanya mengisi ¾ beras ke dalam selongsong daun kelapa jika menggunakan beras pulen atau ⅓ beras pera.
2. Tambah air kapur sirih
Air kapur sirih akan berperan sebagai pengawet yang membuat ketupat tidak akan cepat basi.
Caranya dengan menambahkan air beras sirih pada beras yang akan dimasukkan ke selongsong daun kelapa.
Selain membuat ketupat awet, air kapur sirih ini juga bisa membuat ketupat jadi terasa lebih kenyal.
3. Menyiram ketupat dengan air dingin
Setelah ketupat matang, siram dengan air dingin atau air es yang fungsinya untuk menghentikan proses pemanasan ketupat.
Artikel Terkait
3 Ide kegiatan seru dan berkesan selama lebaran Idul Fitri 2025, bisa dilakukan bersama keluarga maupun pasangan
3 Kue jadul yang bikin nostalgia di momentum lebaran Idul Fitri 2025, salah satunya kembang goyang
5 Ucapan lebaran Idul Fitri 2025 yang penuh makna: Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin
4 Ide hadiah yang cocok untuk teman di momentum lebaran 2025, salah satunya voucher belanja
5 Cara menata kue yang rapi nan estetik, dijamin bikin betah anak-anak di momentum libur lebaran Idul Fitri 2025
5 Jokes bapak-bapak yang lucu nan menggelitik perut untuk mencairkan suasana di momen lebaran 2025
Ingin berlibur bersama keluarga saat mudik lebaran? simak daftar tol yang tarifnya diskon 20 persen di Indonesia