Soroti fenomena ‘Kabur Aja Dulu’ jadi komparasi sosial, peneliti anak muda tanah air ini sebut ada FOBO yang selimuti pola pikir Gen Z

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 23 Februari 2025 | 19:52 WIB
Potret peneliti perilaku generasi muda Tanah Air di biro riset Youth Laboratory Indonesia, Dr. Muhammad Faisal (Instagram.com/@ketemufaisal)
Potret peneliti perilaku generasi muda Tanah Air di biro riset Youth Laboratory Indonesia, Dr. Muhammad Faisal (Instagram.com/@ketemufaisal)

GENMILENIAL.ID - Sedang hangat diperbincangkan sebagian publik Tanah Air, terkait fenomena 'Kabur Aja Dulu' yang ramai di media sosial (medsos).

Menilik sedikit lebih dalam, fenomena itu disinyalir sebagai sebuah ajakan dari sesama warganet di Indonesia untuk menjalani kehidupan di negara lain.

Dari sisi yang lain, fenomena ini menunjukkan anak muda Tanah Air merasa kurang dihargai di pasar kerja domestik dan melihat peluang lebih baik di luar negeri.

Terkhusus, bagi Generasi Z yang saat ini dinilai kesulitan dalam menghadapi tantangan di dunia kerja hingga kehidupan sosial. 

Baca Juga: Ada bukti transfer uang, begini fakta terbaru skandal dugaan pemerasan Nikita Mirzani ke pengusaha skincare: Ini duduk perkaranya!

Dalam sebuah diskusi yang dibawakan host kenamaan Tanah Air, Helmy Yahya, muncul pertanyaan fundamental terkait fenomena 'Kabur Aja Dulu'.

Pernyataan terkait fenomena itu dilontarkan Helmy kepada peneliti perilaku generasi muda Tanah Air di biro riset Youth Laboratory Indonesia, Dr. Muhammad Faisal.

"Kita mulai dari mana jika menyoroti fenomena itu (Kabur Aja Dulu)?" tanya Helmy kepada Dr. Faisal dalam podcast Helmy Yahya Bicara yang tayang pada Senin, 17 Februari 2025.

Menanggapi hal ini, Dr. Faisal menyoroti banyak anak muda saat ini lebih memilih bekerja sesuai dengan passion mereka.

Di sisi lain, peneliti muda itu menyebut konsep passion sering disalahartikan sebagai sesuatu yang hanya berorientasi pada kenyamanan.

Baca Juga: Dulu ingin adopsi Lolly, kini Razman akan laporkan anak Nikita Mirzani karena tindakan aborsi

"Jadi pada akhirnya mereka hanya mau bekerja sesuai passion. Yang sebetulnya nanti ada salah tafsir dari mengejar passion dari mengejar sesuatu yang nyaman," jelas Dr. Faisal.

Lantas, bagaimana sorotan khusus dari Dr. Faisal selaku peneliti perilaku anak muda Indonesia? Simak ulasan selengkapnya.

Pola pikir Gen Z yang dibayangi FOBO 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: Podcast Helmy Yahya Bicara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X