15 Mei, Hari Keluarga Sedunia, merayakan kebersamaan dan penguatan unit terkecil masyarakat

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Rabu, 15 Mei 2024 | 11:08 WIB
Ilustrasi (Pixabay_serrano1004)
Ilustrasi (Pixabay_serrano1004)

GENMILENIAL.ID - Setiap tahun pada tanggal 15 Mei, dunia merayakan Hari Keluarga Sedunia, sebuah momen yang didedikasikan untuk mengapresiasi dan memperkuat peran keluarga dalam masyarakat.

Ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1993, Hari Keluarga Sedunia menyoroti pentingnya keluarga sebagai unit dasar sosial yang memainkan peran penting dalam pembentukan dan keberlanjutan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Penetapan Hari Keluarga Sedunia didasarkan pada meningkatnya kesadaran akan pentingnya keluarga dan pengaruhnya terhadap perkembangan individu serta stabilitas sosial.

Dengan tema yang berubah setiap tahun, peringatan ini berfungsi sebagai platform untuk meningkatkan kesadaran publik tentang isu-isu yang memengaruhi keluarga di seluruh dunia, seperti kemiskinan, kesehatan, pendidikan, dan kesetaraan gender.

Baca Juga: Polri ungkap laboratorium narkoba rahasia di Bali dan sita kripto senilai Rp4 miliar

Tema Tahun 2024, 'Keluarga dan inklusi sosial'

Tema untuk Hari Keluarga Sedunia tahun 2024 adalah 'Keluarga dan Inklusi Sosial'.

Tema ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang inklusif di mana setiap anggota keluarga, tanpa memandang usia, jenis kelamin, kemampuan, atau latar belakang sosial-ekonomi, dapat berpartisipasi penuh dan menikmati hak-hak mereka.

Inklusi sosial dalam konteks keluarga mencakup akses ke pendidikan berkualitas, layanan kesehatan yang layak, serta kesempatan ekonomi yang adil.

Peran keluarga dalam masyarakat

Keluarga adalah fondasi dari struktur sosial. Di dalam keluarga, individu pertama kali belajar tentang nilai-nilai, norma, dan etika yang menjadi dasar interaksi sosial mereka.

Baca Juga: Artis dangdut Nayunda Nabila diperiksa KPK terkait kasus dugaan TPPU eks Mentan Syahrul Yasin Limpo

Keluarga juga menyediakan dukungan emosional dan psikologis yang vital, yang sangat penting dalam perkembangan anak-anak dan kesejahteraan keseluruhan anggota keluarga.

Dalam konteks global, keluarga sering kali menjadi tumpuan dalam situasi krisis. banyak keluarga yang harus beradaptasi dengan tantangan baru, seperti pendidikan jarak jauh, kehilangan pekerjaan, dan perubahan dalam dinamika rumah tangga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X