khazanah

Ngebet pengin nikah? yuk kenalan dulu dengan program Suscatin KUA Kecamatan Subang

Kamis, 7 Desember 2023 | 23:50 WIB
Penyuluh KUA Kecamatan Subang sedang melakukan bimbingan Suscatin pada para calon pengantin, Kamis 7 Desember 2023

GENMILENIAL.ID - Bagi kalian para pasangan muda yang akan lebih serius melanjutkan hubunganya menuju rumah tangga, tentu akan banyak bertanya-tanya, seperti apa sih alur prosesnya di Kantor Urusan Agama (KUA) terutama yang ada di Kecamatan Kabupaten Subang.

Hal ini tentu harus tau, mengingat banyak sebagian dikalangan pasangan muda yang sudah cukup matang dalam hal usia pernikahan, sudah memiliki calon pasangan, namun masih menunda pernikahanya, padahal sudah banyak diantaranya menjalankan hubungan bertahun-tahun.

Berangkat dari rasa penasaran tersebut, genmilenial mencoba bersilaturahim kepada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Subang yang lokasinya bersebelahan dengan Mesjid Agung Al Musabaqoh yang merupakan Masjid kebanggaan masyarakat Kabupaten Subang.

Baca Juga: Kasus penganiayaan pelajar SMK, kuasa hukum korban minta polisi profesional dan tegak lurus dalam menegakan keadilan

Dikantor KUA tersebut, genmilenial diterima oleh Muchamad Arief Mulyadi, yang merupakan pegawai dan juga penyuluh agama Islam di Kemenag Subang yang bertugas di KUA Kecamatan Subang.

Satu demi satu, Arief pun memperkenalkan ruang-ruang kerja di Kantor KUA Kecamatan Subang, termasuk juga pada saat itu banyak sekali pasangan muda yang sedang mengikuti program Suscatin (Kursus Calon pengantin).

"Itu bimbingan perkawinan, Suscatin (Kursus Calon Pengantin), itu dilakukan biasa, kewajiban bagi calon pengantin untuk mengikuti semacam pembìnaan dari KUA terkait tentang ilmu-ilmu atau materi tentang pernikahan," kata Arief pada genmenial.id pada Kamis, 7 Desember 2023.

Baca Juga: Dukung Palestina, Pemuda Muhammadiyah Subang akan terjunkan kadernya pada gelaran doa dan aksi dari seluruh Kabupaten Subang

Selain bimbingan materi tentang pernikahan, pada program Suscatin tersebut juga untuk memvalidasi administrasi seperti nama calon pengantin, tanggal lahir, alamat, mas kawin dan segala hal yang akan ditungkan kedalam buku nikah.

"Jangan sampai buku nikah itu ada kesalahan dalam penulisan, dikhawatirkan, disamping juga ada kegiatan untuk memberikan pembekalan materi tentang rumah tangga dari sudut kacamata agama untuk para calon pengantin, suami ataupun istri," terangnya.

Hal tersebut, lanjut Arief para calon pengantin akan mengikuti pembekalan materi rumah tangga tersebut ketika sudah melengkapi persyaratan administrasi yang sudah lengkap dan siap untuk melanjutkan pernikahan.

Baca Juga: Diduga hendak tawuran, pelajar SMK di Pusakanagara jadi korban kekerasan oknum polisi hingga meninggal dunia, seperti ini kronologisnya

Ia pun menjelaskan bahwa pendaftaran pernikahan ke Kantor KUA Kecamatan Subang juga ada musim lagi rame-ramenya adakalanya juga sepi tidak ada orang yang mendaftar mau menikah.

"Bulan Safar gak terlalu banyak, tapi mendekati Ramadhan, mendekati musim haji itu banyak, jadi tergantung dari jumlah total pendaftarnya saja," ucap Arief.

Halaman:

Tags

Terkini