GENMILENIAL.ID - Pada malam yang diliputi oleh kegelapan yang menyelimuti gurun pasir Mekkah, sebuah peristiwa yang menjadi tonggak sejarah bagi umat Islam terjadi.
Dalam keheningan malam itu, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan luar biasa yang dikenal sebagai Isra Miraj.
Peristiwa ini, yang dianggap sebagai perjalanan spiritual paling penting dalam kehidupan Nabi Muhammad, menandai momen di mana beliau diangkat ke hadirat Tuhan.
Isra Miraj, sebuah perjalanan yang menakjubkan dan luar biasa, dimulai dari Masjid al-Haram di Mekkah.
Baca Juga: Bangun bisnis, ini 6 tips sukses dalam membuat rencana bisnis yang efektif
Pada malam itu, Nabi Muhammad SAW dipanggil oleh Malaikat Jibril, yang memimpinnya menuju perjalanan spiritual yang tidak hanya mengubah kehidupan Nabi, tetapi juga mengukir sejarah bagi umat Islam selamanya.
Perjalanan dimulai dengan Isra, di mana Nabi Muhammad diangkat menuju langit di atas Baitullah.
Di sana, beliau menyaksikan berbagai mukjizat dan bertemu dengan para nabi dan rasul terdahulu, termasuk Musa dan Isa.
Pada tahap ini, beliau juga menerima perintah salat lima waktu sehari semalam dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Baca Juga: 8 Februari, memperingati hari apa? simak daftarnya
Setelah Isra, perjalanan luar biasa ini melanjutkan langkahnya menuju Miraj. Dalam Miraj, Nabi Muhammad SAW menembus langit-langit yang menghubungkan alam manusia dengan alam spiritual.
Di tiap lapisan langit, beliau bertemu dengan para malaikat dan makhluk surgawi lainnya, sementara terus ditemani oleh Malaikat Jibril.
Tidak hanya itu, dalam perjalanan ini, Nabi Muhammad SAW juga diperlihatkan pemandangan surga dan neraka.
Beliau menerima petunjuk-petunjuk penting mengenai kehidupan di dunia dan akhirat, serta diberikan kewajiban salat sebagai bentuk ibadah yang penting dalam agama Islam.
Artikel Terkait
Buka MTQ Ke-39, Bupati Subang bicara tentang peradaban, yang dimulai dengan kualitas SDM dan tingkat pendidikan yang berakhlak
Juara umum MTQ ke-39 diraih oleh Kecamatan Ciasem, Pemda Subang nyatakan komitmenya untuk dukung kegiatan berbasis keagamaan
Mengenal Aceh Darussalam, tanah rencong yang kaya budaya dan sejarah
Ziarah ke situs Nay Subang Larang, Pj Bupati Subang sebut sejarah harus ditulis biar tidak hilang
Dihadapan makam Raden Arya Wangsa Goparana, Pj Bupati Subang sebut bahwa dirinya merupakan warga baru yang ingin mengenal leluhur dan sejarah Subang
28 Januari, HUT Nahdhatul Ulama, 97 Tahun menyinari perjalanan kebangkitan Islam di Indonesia
Refleksi spiritual, memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW