karir-bisnis

Ramai sorotan 70 dapur MBG di lapas dan rutan, ICW ungkap isu konflik kepentingan hingga dugaan 1.000 proyek Polri

Jumat, 8 Mei 2026 | 20:37 WIB
Menyoroti rencana Dirjen Pas dalam pengelolaan Dapur MBG di seluruh lapas dan rutan Indonesia di tengah tata kelola yang dinilai masih lemah (Instagram.com/@undercover.id)

GENMILENIAL.ID - Sebagian publik di media sosial tengah menyoroti rencana Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) terkait pengelolaan 70 lokasi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tersebar di sejumlah lapas dan rutan di Indonesia.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Imipas, Mashudi, menyebut bahwa dapur MBG tersebut telah berjalan dan dimanfaatkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

“Awal (dapur) MBG itu kan di Lapas Sukamiskin, sekarang ini sudah 70 titik di lapas dan rutan yang ada MBG,” kata Mashudi di Kantor Ditjen Pas, Jakarta Pusat, Kamis 7 Mei 2026.

Baca Juga: Usai kasus dr. Myta, Kemenkes ubah aturan dokter internship: Jam kerja 40 jam hingga standar baru remunerasi

Menurutnya, dari total titik tersebut, sebagian masih dalam proses penyelesaian dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

“Yang proses untuk akhir bulan ini selesai ada 28. Mudah-mudahan yang lainnya tetap berjalan,” tambahnya.

Skema pengelolaan dapur MBG di lapas dan rutan

Mashudi menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan program tersebut, terdapat 48 petugas SPPG yang terlibat, termasuk 20 warga binaan yang telah memenuhi syarat dan berkelakuan baik.

“Total ada 46 sampai 48 orang. 20 orang itu adalah warga binaan yang bekerja di situ,” ujarnya.

Baca Juga: Tambang ilegal hambat Tol Patimban, Kang Rey desak payung hukum tegas untuk PSN Subang

Ia menegaskan bahwa warga binaan yang terlibat juga mendapatkan upah sesuai standar operasional prosedur yang berlaku dalam program MBG.

Sewa lahan dan pemanfaatan warga binaan

Selain tenaga kerja, Mashudi juga memastikan adanya mekanisme sewa lahan yang dibayarkan melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Lahan yang digunakan memiliki luas sekitar 350 hingga 400 meter persegi di masing-masing lokasi lapas dan rutan.

Halaman:

Tags

Terkini