karir-bisnis

Kang Rey tekan BUMD Subang berbenah: Jangan sekadar cari untung, bangun iklim bisnis sehat

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:52 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menegaskan BUMD harus dikelola profesional dan transparan demi iklim bisnis sehat di Subang, Kamis 29 Januari 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tidak boleh hanya berorientasi pada pemasukan semata, tetapi wajib dikelola secara profesional, transparan, dan berkelanjutan agar mampu menciptakan iklim bisnis yang sehat di Kabupaten Subang.

Penegasan tersebut disampaikan Kang Rey saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja BUMD Semester II Tahun 2025 yang digelar di Aula Sari Alam Hot Spring and Resort, Kamis 29 Januari 2026. 

Dalam forum evaluasi itu, Kang Rey menyoroti pentingnya tata kelola perusahaan yang baik sebagai fondasi utama untuk meningkatkan kepercayaan pasar sekaligus mendorong investasi jangka panjang di daerah.

Baca Juga: ESAI: Literasi dan aktivisme

BUMD diminta lebih progresif dan adaptif

Menurut Kang Rey, keberadaan BUMD seharusnya menjadi motor penggerak perekonomian daerah, bukan sekadar entitas usaha yang berjalan rutinitas tanpa inovasi.

“BUMD tidak hanya mengejar income, tapi harus terus berkembang, berani mengadopsi dan menciptakan terobosan baru yang mampu meningkatkan produktivitas serta kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” ujar Kang Rey.

Ia menilai masih banyak peluang strategis yang bisa dikelola oleh BUMD, baik melalui program pemerintah daerah maupun pemenuhan kebutuhan masyarakat, asalkan dikelola dengan manajemen yang kuat dan berorientasi pada kemanfaatan jangka panjang.

Baca Juga: Pegiat antikorupsi bedah dugaan pelanggaran tambang emas Tumpang Pitu Banyuwangi

Tata kelola jadi kunci kepercayaan publik

Kang Rey juga menekankan bahwa penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan publik dan stakeholder terhadap BUMD.

“Tata kelola perusahaan yang baik akan mengarahkan perusahaan menuju kemanfaatan ekonomi yang berkelanjutan,” tegasnya.

Ia meyakini, ketika BUMD dikelola secara profesional dengan etos bisnis yang sehat, maka kepercayaan pasar akan tumbuh dan arus investasi dapat mengalir lebih stabil ke Kabupaten Subang.

Baca Juga: Dua bulan pascabanjir, warga Kampung Jamat Aceh Tengah masih krisis air bersih

Halaman:

Tags

Terkini