GENMILENIAL.ID – Pemerintah mengumumkan paket stimulus ekonomi baru yang akan digulirkan pada 2025 hingga 2026.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan program ini telah dibahas bersama Presiden RI Prabowo Subianto dalam rapat di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 15 September 2025.
“Rapat dengan Pak Presiden tadi membahas terkait dengan kebijakan yang akan diambil yang kita beri nama program paket ekonomi di tahun 2025 ini,” ujar Airlangga.
Paket stimulus ini mencakup 17 program, terdiri dari 8 program akselerasi di 2025, 4 program lanjutan di 2026, dan 5 program utama penyerapan tenaga kerja.
Targetkan fresh graduate dan industri horeka
Salah satu fokus program adalah magang berbayar untuk fresh graduate agar lebih terhubung dengan kebutuhan industri.
Pemerintah juga memperluas insentif pajak ditanggung pemerintah (DTP) yang semula hanya berlaku untuk industri padat karya, kini mencakup sektor perhotelan, restoran, dan katering (horeka).
Baca Juga: Rumor pergantian Kapolri menguat, DPR tegaskan belum terima Surpres dari Presiden
Selain itu, insentif PPh Pasal 21 DTP yang sebelumnya berlaku bagi pekerja padat karya tetap dilanjutkan sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 10/2025.
Jaminan untuk pekerja lepas termasuk mitra ojol
Airlangga menyebut pemerintah akan memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk jaminan kehilangan pekerjaan dan jaminan kematian bagi pekerja lepas serta mitra pengemudi ojek online. Sebagian iuran nantinya akan ditanggung negara.
“BPJS Ketenagakerjaan juga akan menyediakan fasilitas pembiayaan perumahan, renovasi, hingga kepemilikan rumah. Selain itu, program cash for work akan digulirkan di sektor perhubungan maupun perumahan,” terangnya.
Baca Juga: Eko Patrio serahkan nasib politik ke Zulhas, pilih fokus pada keluarga