Secara keseluruhan, pasar otomotif Indonesia juga mengalami tekanan. Total penjualan mobil wholesale Januari–Mei 2025 turun 5,5 persen year-on-year menjadi 316.981 unit, sementara penjualan retail turun lebih dalam hingga 9,2 persen menjadi 328.852 unit.
Kondisi ini mengindikasikan bahwa daya beli masyarakat tengah tertekan, dan bahwa adopsi mobil listrik, terlepas dari stimulus pajak, masih menghadapi tantangan besar, baik dari sisi harga, infrastruktur pengisian daya, maupun preferensi konsumen yang belum sepenuhnya bergeser.***