Ketika ribuan staf MBG belum terima gaji, Prabowo justru sedih menterinya tak dapat mobil dinas

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 10 April 2025 | 21:43 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto pada acara Sarasehan Ekonomi bersama Presiden Republik Indonesia di Jakarta, Selasa, 8 April 2025 (YouTube.com/Sekretariat Kabinet)
Presiden RI, Prabowo Subianto pada acara Sarasehan Ekonomi bersama Presiden Republik Indonesia di Jakarta, Selasa, 8 April 2025 (YouTube.com/Sekretariat Kabinet)

GENMILENIAL.ID - Cerita Presiden RI, Prabowo Subianto yang menyebut para menterinya belum mendapatkan mobil dinas kini sedang hangat diperbincangkan publik.

Prabowo menuturkan, dirinya bersama para menteri kini tengah melakukan 'kerja bakti' dalam periode 6 bulan masa kepemimpinan sang presiden.

Presiden RI itu mengatakan banyak pejabat pemerintahan yang orang kaya namun kerja di pemerintahan tanpa mobil dinas.

Kemudian, orang nomor satu di Indonesia itu menilai hal tersebut sebagai bagian dari usaha 'kerja bakti' bagi pejabat negara.

Baca Juga: Luhut klaim Indonesia tak perlu khawatir berlebihan soal kebijakan tarif Trump: Pengalaman kita menangani kasus besar sudah cukup banyak

"Kalau mereka mau kaya raya, mereka bisa. Tidak usah masuk pemerintah, mereka masuk pemerintah itu saya juga sedih," tutur Prabowo saat Sarasehan Ekonomi di Jakarta, pada Selasa, 8 April 20225.

"Seperti Menteri Keuangan (Sri Mulyani), banyak yang belum dapat mobil dinas. Mereka kerja 6 bulan ini kerja bakti," sambungnya.

Berkaca dari hal itu, sebelumnya polemik ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum menerima gaji mereka, sehingga akhirnya menuai sorotan publik.

Terkait hal tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana angkat bicara seraya berjanji terkait gaji ribuan SPPG itu akan dibayarkan sebelum Lebaran 2025.

Baca Juga: Ketua DPRD Subang kecam kekerasan terhadap Jurnalis: Usut tuntas, jangan main hakim sendiri

"Sebelum lebaran selesai, cair," ujarnya kepada awak media di Istana, Merdeka, Jakarta pada Jumat, 21 Maret 2025 lalu.

Dadan kemudian menyebut telah ada sebanyak 1.000 SPPG yang mendukung program MBG (makan bergizi gratis) dengan penerima manfaat mencapai 3 juta orang.

Kepala BGN itu berharap, jumlah penerima manfaat program MBG bisa mencapai 82,9 juta orang pada akhir 2025.

"Sudah masuk kurang lebih 1.000 (SPPG), melayani sekitar 3 juta, dan ditargetkan di akhir tahun melayani 82,9 juta," tandasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Sumber: YouTube Sekretariat Kabinet RI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X