Dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI pada 19 Mei 2025, Menteri Maruarar melaporkan sudah ada 11 konsumen yang menerima dana pengembalian sebagai langkah awal penyelesaian.
Lebih jauh, dalam mediasi lanjutan di Kantor Kementerian PKP, Wisma Mandiri 2, Jakarta pada 22 Mei 2025, Lippo Group mulai merealisasikan pembayaran kepada 13 konsumen Meikarta senilai total Rp3,5 miliar.
Menteri Maruarar menegaskan bahwa proses pengembalian dana ini berjalan lebih cepat dari jadwal yang telah disepakati sebelumnya.
Baca Juga: Heri Heryanto terpilih jadi Ketua Koperasi Merah Putih Desa Nanggerang
“Sudah ada 13 konsumen yang menerima pengembalian dana dengan total Rp3,5 miliar. Ini bahkan lebih cepat dari kesepakatan awal yang mengatur pengembalian selama 3 bulan, kini bisa dilakukan kurang dari satu bulan,” ungkap Menteri Maruarar.
Harapan baru bagi konsumen Meikarta
Menteri PKP memberikan apresiasi atas itikad baik CEO Lippo Group James Riady yang menepati janjinya selama proses mediasi.
Namun, Menteri Maruarar juga mengingatkan bahwa penyelesaian penuh harus tetap berjalan sesuai tenggat yang ditentukan.
“Kami bertemu dengan ratusan korban yang sedih dan patah hati karena sudah bayar lunas tapi belum dapat rumah. Ini bukan hanya masalah administratif tapi juga keadilan sosial,” tegas Menteri Maruarar.
Baca Juga: Onana blunder di final Liga Europa, netizen minta Dedi Mulyadi kirim ke barak TNI
Ke depan, Kementerian PKP akan mengembangkan sistem informasi yang transparan dan mudah diakses untuk memantau proses pengembalian dana, termasuk akses bagi media dan konsumen secara langsung.
“Saya mendapat perintah dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan masalah ini secepatnya. Konsumen berhak tahu perkembangan pengembalian dana dan persyaratan dokumen yang harus dipenuhi,” tambah Menteri Maruarar.
CEO Lippo Group, James Riady, menyatakan kesiapannya untuk menyelesaikan seluruh proses pengembalian apabila dokumen konsumen sudah lengkap.
“Terima kasih atas dukungan Menteri PKP. Kami pastikan proses pengembalian dana akan selesai sesuai dokumen yang telah diverifikasi,” kata James Riady.
Baca Juga: Aplikasi Peduli Lindungi diblokir Komdigi usai disusupi konten judi online