karir-bisnis

Istana ingatkan WNI yang berniat merantau ke luar negeri untuk mengikuti prosedur legal, respon atas ramainya tagar #KaburAjaDulu di sosmed

Sabtu, 22 Februari 2025 | 03:33 WIB
Tren #KaburAjaDulu yang viral, pemerintah tak melarang asal punya skill (Unsplash/Erik Odiin)

“Kalau memang ingin untuk meningkatkan skill dan ada peluang kerja di luar negeri, kemudian kembali ke Indonesia bisa membangun negeri, ya tidak masalah,” imbuh Menaker.

Baca Juga: Tak ingin ungkap identitas pelaku, Billy Syahputra bongkar kasus pencurian tabungan mendiang Olga yang capai Rp1,5 M: Terjadi semasa sakit

Istana mengingatkan untuk punya skill sebelum #KaburAjaDulu

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi juga mengingatkan untuk memiliki skill sebelum memutuskan keluar negeri.

Ia juga mengingatkan untuk masuk ke negara tujuan sesuai dengan prosedur yang legal.

“Kalau mau merantau itu bagus lho, kalau mau merantau,” kata Hasan Nasbi kepada media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin, 17 Februari 2025.

“Tapi kalau mau merantau ke luar negeri, ingat harus punya skill kalau nggak punya skill, nanti nggak punya pekerjaan baik di luar negeri,” ujar Hasan mengingatkan pentingnya skill yang harus dimiliki.

Baca Juga: Hotman bongkar fakta baru tentang kasus pelanggaran kode etik dan singgung tentang istri Razman yang ikut andil

Selain persoalan skill, Hasan juga menggarisbawahi tentang prosedur legal masuk ke negara lain.

“Yang kedua, harus taat prosedur supaya nggak jadi pendatang haram,” ucapnya.

“Kalau orang mau merantau, nggak boleh dilarang,” imbuhnya.

Masuk ke negara lain dengan cara legal

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga telah mengingatkan untuk WNI menaati aturan tentang bekerja di luar negeri.

Hal tersebut disampaikan usai terjadi kasus penembakan 5 WNI di Malaysia dan Prabowo menyatakan harapannya penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh.

Baca Juga: Razman minta surat pembekuannya dicabut setelah minta maaf ke MA, tapi ngotot merasa tidak bersalah

Halaman:

Tags

Terkini