GENMILENIAL.ID - Lembaga Amil Zakat (LAZ) Assyifa Peduli siap optimalkan potensi alam yang ada di Kabupaten Subang melalu program Program Pemberdayaan Masyarakat.
Hal ini merupakan tindak lanjut juga dari kegiatan kolaborasi 'Bimbingan Teknis Wirausaha Baru (WUB) Pengembangan Serat Alam Nanas di Kabupaten Subang' bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia di As-Syifa Jalancagak pada 28 Oktober 2024 hingga 1 November 2024.
Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari dan telah diikuti 35 peserta tersebut ditutup secara langsung oleh Perwakilan Direktur Industri Aneka dan IKM Sandang, Kimia dan Kerajinan Kemenperin RI, Dimas Kusumaatmaja.
Baca Juga: Dikenal sebagai sayuran yang segar dan kaya nutrisi, ini 7 manfaat mentimun bagi kesehatan
Direktur LAZ Assyifa Peduli, Ahmad Sahirul Alim mengatakan bahwa lembaganya akan memberikan fasilitas atau kebutuhan dalam pengolahan serat daun nanas hingga dapat menjadi kain atau produk bernilai.
"Sebagai tindak lanjut dari bimbingan atau pelatihan ini, Insya Allah Assyifa Peduli akan memberikan fasilitas atau kebutuhan dalam pengolahan serat daun nanas hingga dapat menjadi kain atau produk bernilai lainnya," kata Ahmad Sahirul Alim dalam keteranganya pada awak media.
Ia juga mengungkapkan bahwa LAZ Assyifa Peduli akan membentuk binaan atau sanggar di setiap desa dan memberikan 1 mesin untuk satu desa atau sanggar, kelompok binaan tersebut juga akan dibedakan antara laki-laki dan perempuan.
"Kami akan membentuk kelompok binaan atau sanggar di setiap desa yang dibedakan antara laki-laki dan perempuan," ucap Ahmad.
"Nantinya satu mesin akan diberikan setiap desa atau sanggar. Harapannya, setiap orang dapat menyetorkan kreasi yang sudah dibuat untuk nantinya dipajang di setiap pasar seni bulanan atau expo di luar," sambungnya.
Ahmad juga mengatakan bahwa program tindak lanjut tersebut merupakan bagian dari upaya pihaknya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memulai dari masyarakat sekitar Assyifa Peduli.
"Tentu kami ingin masyarakat yang berada di sekitar Assyifa Peduli khususnya dan Kabupaten Subang umumnya, meningkat kesejahteraan dan taraf ekonominya," ucap Ahmad.
"Sehingga, adanya kesempatan pelatihan pengolahan serat nanas dari Kemenperin RI ini betul-betul kami manfaatkan dengan mengirim peserta yang merupakan UMKM binaan kami di Program Pemberdayaan," tambahnya.