Baca Juga: ESAI : Implementasi marketing 5.0 pada lembaga pendidikan
"Banyak potensi-potensi yang dapat digali dan diangkat dengan sinergi yang akan kami lakukan nantinya antara Assyifa Peduli maupun Badan Wakaf Assyifa," kata Ahmad.
"Semoga teman-teman para pendamping sosial dapat terus mendampingi program kami dalam bersinergi dengan program-program Kemensos,” tambahnya.
Dari hasil pertemuan tersebut, kata Ahmad, kedua belah pihak bersepakat untuk menjalin kerja sama juga bersinergi dalam sinkronisasi data penerima dan pemetaan wilayah, serta pendamping sosial mendampingi program sosial LAZ Assyifa Peduli dengan tujuan sama yaitu untuk penanganan, penanggulanan, dan memberantas kemiskinan.
Sementara itu, para pendamping sosial mengemukakan pendapat dan harapannya masing-masing mengenai sinergi yang akan dilakukan antara kedua lembaga ini.
Baca Juga: Pj. Bupati Subang hadiri arahan langsung Presiden Jokowi di Ibu Kota Nusantara
Mereka berharap data-data penerima manfaat atau masyarakat pra sejahtera yang tidak tercover di program yang dilaksanakan Dinas Sosial, dapat diadvokasi melalui program Assyifa Peduli.
Salah satu Pendamping Sosial Wilayah Kecamatan Jalancagak, Dr. Dedeng Juheri, mengaku bersyukur dengan adanya sinergi ini dan berharap akan melahirkan banyak kebaikan.
“Harapan saya dengan adanya pertemuan ini, kelak lahir banyak kebaikan, banyak ide-ide, dan implementasi di lapangan. Sehingga, bukan hanya wacana yang kita canangkan melainkan aksi-aksi nyata untuk membuat diri kita secara pribadi, keluarga, dan masyarakat secara umum, meningkat baik secara pikiran, ekonomi, dan pergerakan di masyarakat," ujarnya.
"Mudah-mudahan melalui ini, kita terselamatkan di dunia dan di akhirat dengan sinergi untuk kebangkitan Islam di masa yang akan datang," tambahnya.