Gagal di mobil listrik, mobil hybrid China kini diganjal eropa!

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:55 WIB
Uni Eropa batasi Impor mobil dari China (Paultan)
Uni Eropa batasi Impor mobil dari China (Paultan)

Baca Juga: Tuntut pembayaran restitusi Rp25 miliar dari Mario Dandy, David Ozora: Kalau enggak bisa, tambahin hukuman penjara

"Langkah ini membuka peluang untuk memangkas ekspor kendaraan hibrida China hingga lebih dari separuh dari potensi proyeksi tanpa pembatasan," ujar Maroš Šefčovič, Komisioner Perdagangan Uni Eropa di situs EU Perspectives, yang diakses Jumat 16 Oktober 2026

Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya pengaruh kuota terhadap potensi arus ekspor kendaraan hybrid China ke Eropa.

Meski demikian, besaran impor aktual nantinya tetap bergantung pada penerapan kebijakan dan perkembangan pasar.

Produsen China bisa terhindar lewat produksi lokal

Pembatasan yang direncanakan Uni Eropa secara khusus menyasar kendaraan utuh atau completely built-up (CBU) yang diekspor langsung dari pabrik di China.

Baca Juga: Gebrakan baru MG! MGS6 EV resmi meluncur di Indonesia, SUV listrik garang berdaya jelajah 605 km

Sebaliknya, kendaraan hybrid yang diproduksi atau dirakit di fasilitas manufaktur dalam wilayah Eropa tidak termasuk dalam pembatasan kuota tersebut.

Pengecualian ini membuka ruang bagi produsen otomotif China untuk mempertimbangkan investasi langsung di Eropa.

Perusahaan seperti BYD, Geely, dan Chery berpotensi mengembangkan fasilitas produksi maupun perakitan di kawasan tersebut agar dapat melayani pasar lokal tanpa terkena batas impor kendaraan utuh dari China.

Kehadiran fasilitas manufaktur juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi negara tujuan, termasuk melalui penyerapan tenaga kerja dan pengembangan rantai pasok industri.

Baca Juga: Jangan asal tergiur harga miring, pahami 5 tips beli mobil bekas ala standar ATPM resmi

Dengan skema tersebut, Uni Eropa tidak hanya membatasi arus masuk kendaraan impor, tetapi juga menyediakan jalur bagi produsen asing untuk tetap bersaing melalui kegiatan produksi di kawasan.

Persaingan otomotif global berpotensi bergeser

Pembatasan di Eropa berpotensi memengaruhi strategi distribusi kendaraan hybrid China di pasar internasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X