"Langkah ini membuka peluang untuk memangkas ekspor kendaraan hibrida China hingga lebih dari separuh dari potensi proyeksi tanpa pembatasan," ujar Maroš Šefčovič, Komisioner Perdagangan Uni Eropa di situs EU Perspectives, yang diakses Jumat 16 Oktober 2026
Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya pengaruh kuota terhadap potensi arus ekspor kendaraan hybrid China ke Eropa.
Meski demikian, besaran impor aktual nantinya tetap bergantung pada penerapan kebijakan dan perkembangan pasar.
Produsen China bisa terhindar lewat produksi lokal
Pembatasan yang direncanakan Uni Eropa secara khusus menyasar kendaraan utuh atau completely built-up (CBU) yang diekspor langsung dari pabrik di China.
Baca Juga: Gebrakan baru MG! MGS6 EV resmi meluncur di Indonesia, SUV listrik garang berdaya jelajah 605 km
Sebaliknya, kendaraan hybrid yang diproduksi atau dirakit di fasilitas manufaktur dalam wilayah Eropa tidak termasuk dalam pembatasan kuota tersebut.
Pengecualian ini membuka ruang bagi produsen otomotif China untuk mempertimbangkan investasi langsung di Eropa.
Perusahaan seperti BYD, Geely, dan Chery berpotensi mengembangkan fasilitas produksi maupun perakitan di kawasan tersebut agar dapat melayani pasar lokal tanpa terkena batas impor kendaraan utuh dari China.
Kehadiran fasilitas manufaktur juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi negara tujuan, termasuk melalui penyerapan tenaga kerja dan pengembangan rantai pasok industri.
Baca Juga: Jangan asal tergiur harga miring, pahami 5 tips beli mobil bekas ala standar ATPM resmi
Dengan skema tersebut, Uni Eropa tidak hanya membatasi arus masuk kendaraan impor, tetapi juga menyediakan jalur bagi produsen asing untuk tetap bersaing melalui kegiatan produksi di kawasan.
Persaingan otomotif global berpotensi bergeser
Pembatasan di Eropa berpotensi memengaruhi strategi distribusi kendaraan hybrid China di pasar internasional.
Artikel Terkait
Baterai mobil listrik sudah berumur, apakah biaya perbaikannya bisa lebih mahal dari nilai mobil bekas?
Mobil di atas 1.400 cc dilarang beli pertalite? Cek faktanya sebelum ke SPBU
Tak harus tua, 7 mobil bekas ini di bawah Rp100 juta
Cari mobil keluarga Rp100 jutaan? Ini pilihan MPV bekas dari tahun 2016 hingga 2022
Mobil bekas tahun 2020 ke atas tak selalu mahal, ada yang di bawah Rp100 juta
Dua desain mobil Chery terendus di Indonesia, sedan mirip Fulwin A9L
Jangan asal tergiur harga miring, pahami 5 tips beli mobil bekas ala standar ATPM resmi