Ketiganya mengendalikan perseroan melalui NDC dan dinyatakan sebagai kelompok yang terorganisasi sesuai ketentuan pasar modal.
Selain itu, PT Trinugraha Thohir dan PT Trinugraha Thohir Harmoni tercatat berada dalam kelompok pemegang saham masyarakat.
Baca Juga: Geger temuan mayat bayi yang dikubur di kebun warga, polisi tangkap remaja belasan tahun di Semarang
Berdasarkan informasi sebelumnya, kedua entitas yang terafiliasi dengan Garibaldi “Boy” Thohir tersebut masing-masing memiliki 2,25 persen dan 4,86 persen saham MGLV.
Kombinasi perubahan pengendali, keterlibatan investor strategis, rencana rights issue, dan ekspansi menuju pusat data AI menjadi sentimen yang menyertai kenaikan harga saham MGLV.
Investor perlu mencermati potensi dilusi
Di balik potensi penambahan modal, rights issue juga membawa konsekuensi bagi pemegang saham. MGLV saat ini memiliki sekitar 1,90 miliar saham ditempatkan dan disetor penuh.
Apabila seluruh saham baru diterbitkan, jumlah saham perseroan akan meningkat menjadi sekitar 2,19 miliar saham.
Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya berpotensi mengalami dilusi kepemilikan maksimal 13,04 persen.
Harga saham MGLV pada sesi pertama 8 September sebesar Rp14.850 juga sudah sekitar 76,8 persen lebih tinggi dibandingkan asumsi harga rights issue Rp8.400. Meski demikian, angka Rp8.400 belum merupakan harga pelaksanaan final.
Pasar masih menunggu sejumlah informasi penting, termasuk hasil resmi RUPS, harga pelaksanaan rights issue, jadwal perdagangan HMETD, nilai piutang yang akan diambil alih, serta porsi dana yang benar-benar digunakan untuk membangun fasilitas data center.
Baca Juga: 10 Pejabat berebut kursi Sekda Subang, siapa bakal gantikan Asep Nuroni?
Investor juga menantikan penjelasan mengenai lokasi, kapasitas, nilai investasi, jadwal pembangunan, calon pelanggan, dan proyeksi kontribusi bisnis data center terhadap pendapatan perseroan.
Kenaikan saham MGLV menunjukkan tingginya ekspektasi pasar terhadap transformasi perusahaan dan rencana masuknya modal baru.
Artikel Terkait
Mahfud MD soroti dominasi pihak China di proyek Whoosh: Saham Indonesia 60 persen, tapi jabatan strategis dikuasai ekspatriat
Boy Thohir beli 3,1 juta lembar saham Trimegah Sekuritas, tegaskan kepercayaan pada kondisi pasar modal RI
Saham BCA dinilai ‘murah’, Dasco: Selama sesuai mekanisme pasar silakan dibeli
BUMD Subang dituntut lebih produktif, Kang Rey: Harus ada terobosan untuk pemerintah daerah
BYD resmi beroperasi di Subang, investasi besar didorong bangun ekosistem kendaraan listrik
Pergerakan HURIP Srimanganti bekerja sama dengan Keraton Sumedang Larang, gerakkan ekonomi petani lewat jagung hibrida
Saham MGLV melonjak lagi 10 persen, kenaikan sepanjang 2026 tembus 500 persen