Manajemen MGLV menilai pertumbuhan ekonomi digital, peningkatan penggunaan layanan komputasi awan, dan adopsi AI telah meningkatkan kebutuhan terhadap infrastruktur pusat data yang aman, andal, serta memiliki kapasitas tinggi.
“Perseroan memandang bahwa kondisi tersebut menciptakan peluang usaha yang prospektif untuk mengembangkan kegiatan usaha yang selaras dengan kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi, sehingga diharapkan dapat mendukung diversifikasi usaha, menciptakan sumber pendapatan baru, serta memperkuat pertumbuhan usaha Perseroan secara berkelanjutan,” tulis manajemen MGLV dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia.
Baca Juga: Dedi Mulyadi dorong olahraga rakyat, Kalimalang bakal dihidupkan lewat lomba dayung
Perubahan arah bisnis tersebut juga menjadi perhatian setelah MGLV terhubung dengan ekosistem usaha Garibaldi “Boy” Thohir.
PT Trinugraha Thohir tercatat memiliki 2,25 persen saham MGLV. Sementara PT Trinugraha Thohir Harmoni menguasai 4,86 persen saham perseroan.
Jika digabungkan, kedua entitas tersebut memiliki sekitar 7,11 persen saham MGLV.
Selain itu, struktur kepemilikan dan pengelolaan perusahaan melibatkan PT Nextier Datamate Center sebagai pengendali baru.
Baca Juga: Geger temuan mayat bayi yang dikubur di kebun warga, polisi tangkap remaja belasan tahun di Semarang
Jajaran manajemen MGLV juga diperkuat Glenn Sugita, pengusaha yang dikenal sebagai pengendali PT Persib Bandung Bermartabat.
Perubahan pengendali, masuknya investor strategis, serta rencana pengembangan pusat data AI menjadi sejumlah sentimen yang menyertai kenaikan harga saham MGLV.
Pasar menunggu realisasi ekspansi
Di tengah lonjakan harga saham, investor masih menantikan rincian lebih lanjut mengenai realisasi ekspansi MGLV di sektor pusat data.
Sejumlah informasi yang menjadi perhatian pasar mencakup lokasi dan kapasitas fasilitas, nilai investasi, sumber pendanaan, calon pelanggan, jadwal pembangunan, serta proyeksi kontribusi proyek terhadap pendapatan perusahaan.
Berdasarkan data perdagangan yang tersedia, MGLV masih mencatatkan laba per saham atau earnings per share sebesar minus Rp17.
Artikel Terkait
Kang Akur soroti pemasaran UMKM Subang, dorong produk lokal masuk rest area dan destinasi wisata
Pembayaran digital Perumda Tirta Rangga Subang melonjak, dari 40 persen kini capai 83 persen
CSR perusahaan di Subang disorot, TP PKK dorong sinergi Global Dairi Alami makin berdampak
BGN dibayangi isu pengadaan LED dengan angka total Rp535 miliar, urgensinya masih tanda tanya
BUMD Subang dituntut lebih produktif, Kang Rey: Harus ada terobosan untuk pemerintah daerah
BYD resmi beroperasi di Subang, investasi besar didorong bangun ekosistem kendaraan listrik
Pergerakan HURIP Srimanganti bekerja sama dengan Keraton Sumedang Larang, gerakkan ekonomi petani lewat jagung hibrida