“Kalau harga stabil, petani bisa menghitung potensi keuntungan. Ini yang harus dijaga lewat kebijakan,” katanya.
Dengan potensi lahan yang luas dan kebutuhan pasar yang tinggi, kakao menjadi salah satu komoditas yang layak dikembangkan di Subang.
Ajakan ini diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk kembali ke sektor pertanian dengan pendekatan yang lebih modern dan berorientasi bisnis.***
Artikel Terkait
Koramil 0509 Pamanukan bersama warga bersihkan sampah, tanam pohon dan pasang tanaman hias untuk percantik kali Cigadung
Wajib tahu, jenis tanaman ini dipercaya dapat redakan stres dan kecemasan
Peduli konservasi alam, pengusaha asal Lampung kembangkan puluhan ribu bibit tanaman di Subang
Mall pertama di Subang segera dibangun, Kang Rey pastikan tanpa bebani aset daerah
Progres Koperasi Merah Putih di Subang capai 85 persen, terkendala lahan dan perizinan
Subang dikebut program UPLAND, Kementan dorong percepatan infrastruktur pertanian dataran tinggi
ICCN luncurkan Indonesia Culture Festival, dorong ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan