“Pemerintah Kabupaten Subang mendukung penuh pelaksanaan Program UPLAND. Ini menjadi kesempatan penting untuk memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Baca Juga: Divonis 6 tahun kasus kematian dosen Untag, AKBP Basuki kabur hindari wartawan hingga borgol lepas
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah dan tim teknis untuk bergerak lebih cepat dalam memastikan implementasi di lapangan berjalan sesuai target dan tepat sasaran.
Exit strategy jadi kunci keberlanjutan program
Sementara itu, Kementerian Pertanian RI menekankan pentingnya strategi keberlanjutan atau exit strategy karena Program UPLAND akan memasuki tahun terakhir pelaksanaan pada 2026.
Keberlanjutan menjadi fokus utama agar hasil pembangunan tidak berhenti setelah proyek selesai.
Beberapa langkah yang disiapkan meliputi penguatan kelembagaan petani, dukungan pembiayaan melalui APBD, pengelolaan infrastruktur secara kolaboratif, hingga pengembangan hilirisasi komoditas unggulan.
Baca Juga: Jelang Sensus Ekonomi 2026, BPS Banten gandeng Fekraf perkuat data ekonomi kreatif
Pemerintah daerah juga didorong mempercepat penyelesaian izin lingkungan agar pelaksanaan program berjalan optimal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Daerah II, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Kepala BKAD, Kabag UKPBJ, Kabag Perekonomian, serta jajaran terkait lainnya.***
Artikel Terkait
GMNI Subang tegaskan masa depan pertanian tak boleh tersisih oleh proyek industrialisasi
Akses pertanian pulih, warga Manyingsal nilai perbaikan jalan 2,8 km Bupati Subang bantu nafkah warga
Pemulihan pertanian jadi kunci hidup 80 persen warga, influencer Virdian Aurellio soroti kondisi petani Aceh Tamiang pascabanjir
Garitan Kalongliud, model pertanian sirkular ANTAM yang pulihkan lahan dan dongkrak ekonomi desa
Progres Koperasi Merah Putih di Subang capai 85 persen, terkendala lahan dan perizinan
Puluhan cator dibagikan, Kodim 0605 Subang percepat operasional Koperasi Desa Merah Putih
Semangat Boedi Oetomo digaungkan di Subang, Kang Rey tekankan literasi digital generasi muda