Harga plastik naik hingga 40 persen, UMKM keripik tempe di Malang terancam ikut naik harga

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 1 April 2026 | 18:19 WIB
Menyoroti cerita viral dari pedagang UMKM keripik tempe di Malang yang mengeluhkan kenaikan harga plastik kemasan imbas konflik di Timur Tengah (Instagram.com/@lambegosiip)
Menyoroti cerita viral dari pedagang UMKM keripik tempe di Malang yang mengeluhkan kenaikan harga plastik kemasan imbas konflik di Timur Tengah (Instagram.com/@lambegosiip)

“Yang sebelumnya Rp35 ribu per kilogram kini melonjak menjadi Rp53 ribu per kilogram,” tambahnya.

Kenaikan tersebut secara langsung meningkatkan biaya produksi pelaku UMKM.

Baca Juga: Viral mobil program Makan Bergizi Gratis diduga dipakai jemput penumpang di Bandara Lombok

Dampak konflik global

Lonjakan harga plastik ini diduga dipengaruhi kondisi global, termasuk konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran.

Plastik sebagai produk turunan minyak bumi sangat bergantung pada stabilitas harga minyak dunia.

Ketika pasokan terganggu dan harga minyak naik, bahan baku plastik ikut terdongkrak sehingga berdampak pada harga jual di tingkat lokal.

UMKM terancam naikkan harga produk

Kondisi ini membuat pelaku UMKM berada dalam dilema, antara menaikkan harga produk atau menanggung beban biaya produksi yang semakin tinggi.

Baca Juga: Ledakan saluran limbah di Malioboro lukai 3 orang, dipicu gas metana dari bio-filter tersumbat

Jika harga produk ikut naik, dikhawatirkan akan memengaruhi daya beli konsumen.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah setempat terkait lonjakan harga plastik kemasan tersebut.

Namun, peristiwa ini menjadi perhatian karena menunjukkan dampak langsung situasi global terhadap pelaku usaha kecil di daerah.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X