Persiapan retret gelombang II, 49 kepala daerah jalani pemeriksaan kesehatan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 23 Juni 2025 | 01:33 WIB
Momen pemeriksaan kesehatan untuk kepala daerah menjelang retret gelombang II (Instagram/kemendagri)
Momen pemeriksaan kesehatan untuk kepala daerah menjelang retret gelombang II (Instagram/kemendagri)

GENMILENIAL.ID – Sebanyak 49 kepala daerah menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari persiapan mengikuti retret kepemimpinan gelombang kedua yang akan digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pemeriksaan dilakukan di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Jakarta, pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Retret sendiri dijadwalkan berlangsung pada 22–26 Juni 2025 di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Baca Juga: Terkait 5 catatan penyelenggaraan haji 2025 dari Kedubes Arab Saudi, Kemenag klaim sebagian besar sudah diatasi

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengatakan bahwa meski para peserta telah membawa hasil medical check-up dari daerah masing-masing, tim dokter Kemendagri tetap melakukan pemeriksaan ulang seperti pada gelombang pertama.

“Pemeriksaan meliputi tensi, gula darah, kolesterol, asam urat, dan wawancara kesehatan,” ujar Bima Arya dalam konferensi pers, Sabtu 21 Juni 2025.

Dari hasil pemeriksaan, lima orang peserta diberi gelang merah karena memiliki riwayat kesehatan yang perlu diawasi ketat, misalnya pascaoperasi.

Sementara lima orang lainnya mendapat gelang kuning yang menandakan perlu pengawasan, tetapi tidak terlalu serius.

Baca Juga: Al Ghazali dan Alyssa Daguise berencana kontrak rumah usai menikah, Ahmad Dhani: Harus sendirian, biar gampang bikin anak

“Sisanya, sebanyak 39 kepala daerah mendapat gelang biru yang berarti kondisi kesehatannya dinilai aman,” jelas Bima.

Adapun total kepala daerah dan wakil kepala daerah yang terdaftar untuk retret gelombang kedua ini berjumlah 93 orang.

Namun, enam di antaranya mengajukan permohonan untuk tidak ikut karena alasan kesehatan serius.

“Kami izinkan setelah diteliti memang tidak memungkinkan, mungkin akan ikut di gelombang terakhir nanti,” tambahnya.

Baca Juga: Masa depan Thom Haye usai tinggalkan Almere City jadi sorotan, antara rumor Persija dan klub Eropa lain

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X