BCA resmi jadi penyalur FLPP, Menteri PKP optimis target 3 juta rumah tercapai

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 23 Mei 2025 | 21:27 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait saksikan langsung MoU Bank BCA dan BP Tapera sebagai penyalur FLPP di Kantor DJKN Kementerian Keuangan, Jakarta pada Jumat 23 Mei 2025 (Dok. Istimewa)
Menteri PKP Maruarar Sirait saksikan langsung MoU Bank BCA dan BP Tapera sebagai penyalur FLPP di Kantor DJKN Kementerian Keuangan, Jakarta pada Jumat 23 Mei 2025 (Dok. Istimewa)

 

GENMILENIAL.ID - Jumat, 23 Mei 2025 menjadi momen penting di sektor perumahan nasional. Bank Central Asia (BCA), bank swasta terbesar di Indonesia, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) sebagai penyalur Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Kantor DJKN Kementerian Keuangan, Jakarta.

Baca Juga: PT Dahana serahkan bantuan sarana pendidikan untuk sekolah di Subang, dukung pendidikan berkualitas

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, dan Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menandatangani kerjasama yang diharapkan meningkatkan akses masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah layak huni melalui KPR FLPP dengan DP hanya 1 persen serta cicilan tetap selama tenor.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyambut positif keikutsertaan BCA dan berharap lebih banyak bank swasta bergabung sebagai penyalur FLPP agar target Program 3 Juta Rumah dapat tercapai.

Ia menambahkan bahwa realisasi penyaluran FLPP di kuartal I tahun 2025 mencapai 53.874 unit, naik lebih dari 1.100 persen dibandingkan periode sama tahun 2024.

Baca Juga: Kuota FLPP naik, Menteri PKP bahas strategi capai target 350.000 rumah subsidi 2025

“Terima kasih kepada Presiden Komisaris BCA yang telah mendukung penyaluran FLPP. BCA sebagai bank swasta terbesar dengan aset Rp 1.400 triliun, memulai dengan penyaluran seribu unit FLPP. Saya yakin angka ini akan berlipat ganda,” ujar Menteri PKP.

Lebih lanjut, Menteri Maruarar menyatakan bahwa kepercayaan terhadap Program 3 Juta Rumah merupakan kepercayaan kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Ini adalah bukti bahwa masyarakat dan pelaku usaha memberikan trust tinggi kepada program ini,” tutupnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X