Selain tentang aturan pemerintah tentang review makanan, Ci Mehong juga berbagi pendapat tentang sertifikat halal yang harus dimiliki oleh pengusaha.
Ia mengaku kalau makanan hasil olahan tempatnya sudah berserifikat halal kecuali menu ayam.
“Masa kita disuruhnya beli di tempat besar (yang sudah bersertifikat halal), nggak bisa,” ujarnya.
“Itu pemerintah harus ke yang kecil-kecil, kalau nggak gitu gimana pengusaha mau besar,” ungkapnya.
“Kita disuruh belinya kalau kayak begini kasihan dong peternak ayam kecil-kecil, supplier ayam kecil,” kata Ci Mehong.
Ci Mehong juga menitipkan pesan kepada para konten kreator yang membuat review tentang makanan.
Ia menekankan pentingnya untuk tidak saling menjatuhkan.
“Kalau misal me-review ini nih, jangan menjatuhkan pihak yang punya makanan sejenis, kamu bilang aja enak, jangan bandingin,” ujarnya.
“Kalau bandingin kan pasti dia bilang yang dia review enak dong, kalau nggak, dia nggak dibayar,” tambahnya.***
Artikel Terkait
Danantara resmi diluncurkan, Firnando H Ganinduto optimistis investasi naik signifikan
Alasan Presiden Prabowo mengajak para mantan Presiden mengawasi Danantara: Dijaga figur yang cinta Indonesia
Tepis isu Danantara kebal hukum, Rosan Roeslani persilakan KPK dan BPK untuk mengaudit jika bermasalah
Masuk top 8 SWF dengan aset terbesar di dunia, Danantara bakal kelola aset negara RI Rp300 triliun hasil efisiensi anggaran
Taat wajib pajak, Owner MORE Coffee & Space harap tempat usahanya bisa jadi contoh kafe-kafe lain yang ada di Subang
Kondisi Sritex ambruk, akankah karyawan yang kena PHK tetap dapat pesangon? ini penjelasan kurator
Karyawan Sritex yang terdampak PHK terancam tak dapat THR, DPR RI sampaikan pernyataan ini