Pernah dituding sebagai menteri pemarah, begini sisi Lain eks Mendikti Saintek Satryo yang dicopot Prabowo hingga ngaku legowo pamit undur diri

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 22 Februari 2025 | 22:11 WIB
Potret serah terima jabatan Mendikti Saintek RI, Satryo Brodjonegoro (kiri) kepada Brian Yuliarto (kanan) (Dok. Kemdikti Saintek RI)
Potret serah terima jabatan Mendikti Saintek RI, Satryo Brodjonegoro (kiri) kepada Brian Yuliarto (kanan) (Dok. Kemdikti Saintek RI)

"Ya, saya lebih baik mundur daripada diberhentikan," tegasnya.

2. Ngaku legowo usai pamit undur diri 

Satryo dalam kesempatan yang sama juga menuturkan telah menerima dengan lapang dada alias legowo atas pengunduran dirinya sebagai Mendikti Saintek RI.

"Surat itu saya buat tadi malam jam 12 malam. Saya buat tadi malam, lalu saya serahkan ke Setneg untuk disampaikan ke presiden," terangnya.

"Harus legowo kerja itu. Kita kerja baik, maksimal sudah, tidak ada pamrih, tulus saya kerja. Oke? Kalau enggak cocok ya sudah, saya mundur saja," tegas Satryo.

Baca Juga: Mana yang benar, dipecat atau mengundurkan diri? begini pengakuan Satryo Soematri usai pengumuman reshuffle pertama kepemimpinan Presiden Prabowo

Berkaca dari hal itu, Satryo pernah menjadi buah bibir masyarakat Tanah Air selama menjadi Mendikti Saintek RI.

Hal itu, terkait kontroversinya dengan seorang pegawai ASN hingga akhirnya kena geruduk di kantor Kemdikti Saintek pada Januari 2025 lalu. Begini ceritanya:

 

3. Ratusan ASN demo di depan kantor Kemdikti Saintek

Dalam kesempatan berbeda, pernah terjadi aksi demonstrasi ratusan pegawai ASN di depan kantor Kemendikti Saintek, Jakarta pada 20 Januari 2025 lalu.

Para pegawai ASN itu tampak membawa spanduk bertuliskan 'Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan Istri'. 

"Kami ASN, dibayar oleh negara, bekerja untuk negara, bukan babu keluarga," teriak para ASN yang mengutarakan sindiran ke Satryo sebagaimana tertulis dalam spanduknya.

Baca Juga: Kini kenakan rompi oren setelah 4 kali mangkir, Wali Kota Semarang Mbak Ita dan suaminya mantan ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah resmi ditahan KPK

Sementara, di depan gedung Kemdikti Saintek terdapat spanduk bertuliskan: 'Pak Presiden, selamatkan kami dari menteri pemarah, suka main tampar, dan main pecat'.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X