Dijual di bawah Rp20 ribu di pasaran, Sri Mulyani ungkap harga asli gas elpiji 3 kg yang disubsidi

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 11 Februari 2025 | 17:32 WIB
Sri Mulyani bongkar harga asli gas elpiji 3 kg tanpa subsidi
Sri Mulyani bongkar harga asli gas elpiji 3 kg tanpa subsidi

GENMILENIAL.ID - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan bahwa harga asli LPG 3 kg yang selama ini dibeli masyarakat dengan harga sekitar Rp20 ribuan sebenarnya mencapai Rp42.750 per tabung.

"(Subsidi) LPG 3 kg ini sangat besar, harga sesungguhnya satu tabung adalah Rp42.750," ungkap Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Senin 6 Januari 2025 lalu.

Namun, Suahasil menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu membayar harga penuh tersebut.

Berkat subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), harga gas melon di tingkat eceran hanya Rp12.750 per tabung.

Baca Juga: Dari 10 daftar Kementerian yang mengalami pengurangan anggaran, Polri jadi salah satu yang tidak terkena imbas

Besarnya subsidi LPG 3 kg

Suahasil menjelaskan bahwa pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp30 ribu per tabung atau sekitar 70 persen dari harga aslinya.

"Realisasi belanja subsidi LPG 3 kg di 2024 adalah Rp80,2 triliun. Cukup besar kalau kita lihat, dibandingkan yang lain (BBM hingga pupuk)," jelas Suahasil.

Menurutnya, subsidi ini dinikmati oleh sekitar 40,3 juta pelanggan, yang mayoritas adalah rumah tangga dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Subsidi LPG, BBM, dan listrik sendiri masuk dalam kelompok belanja perlindungan sosial (perlinsos), yang naik dari Rp436,2 triliun di 2023 menjadi Rp455,9 triliun pada 2024.

Baca Juga: Kementerian Luar Negeri Indonesia buka suara atas klaim Malaysia terkait dugaan penyelundupan narkoba dan senjata pada kasus penembakan 5 WNI

Harga asli BBM solar dan peran APBN

Tak hanya LPG, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menjelaskan harga asli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi. 

Saat ini, harga jual solar subsidi adalah Rp6.800 per liter, padahal harga aslinya mencapai Rp11.950 per liter.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X