Dollar terus melesat dan buat rupiah terperosok, begini cara BJ Habibie menguatkan rupiah usai krisis moneter

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 4 Februari 2025 | 09:57 WIB
BJ Habibie sempat berhasil membuat rupiah menguat pada 1998 (Instagram.com/b.jhabibie)
BJ Habibie sempat berhasil membuat rupiah menguat pada 1998 (Instagram.com/b.jhabibie)

Berikut tiga langkah utama yang ia terapkan untuk memperkuat rupiah:

1. Restrukturisasi perbankan

Pada masa Orde Baru, pemerintah mempermudah pendirian bank melalui kebijakan Paket Oktober 1988. 

Baca Juga: Fakta baru, Malaysia telah menahan seorang WNI yang diduga terlibat dalam kasus penembakan 5 WNI di Selangor

Sayangnya, kemudahan ini tidak diiringi dengan penguatan manajemen perbankan yang baik. 

Akibatnya, ketika krisis terjadi, banyak bank mengalami kebangkrutan, dan nasabah pun menarik dana mereka secara besar-besaran.

Habibie menanggapi hal ini dengan melakukan restrukturisasi sektor perbankan. 

Salah satu langkah strategisnya adalah menggabungkan empat bank milik pemerintah menjadi Bank Mandiri. 

Selain itu, ia juga memastikan bahwa Bank Indonesia (BI) beroperasi secara independen dengan menerapkan Undang-Undang No. 23 Tahun 1999, yang memisahkan BI dari kendali pemerintah. 

Baca Juga: Pramono pastikan tidak izinkan ASN Jakarta poligami di eranya, begini tanggapan berbagai parpol

Dalam otobiografinya, B.J. Habibie: Detik-detik yang Menentukan (2006), ia menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan menjadikan BI lebih kuat, objektif, dan bebas dari intervensi politik.

2. Kebijakan moneter ketat

Untuk mengendalikan inflasi dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan, Habibie menerapkan kebijakan moneter yang ketat. 

Ia menginstruksikan penerbitan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dengan tingkat bunga yang tinggi agar masyarakat terdorong untuk menyimpan dana mereka di bank. 

Dengan demikian, jumlah uang yang beredar di masyarakat bisa dikendalikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X