Sikap Bos Sido Muncul yang Ogah Pamer Kekayaan
Menariknya, Irwan adalah sosok yang tidak mau kelihatan pamer kekayaan meski bisnisnya kini mengantongi laba yang menyentuh angka Rp700 miliar.
Padahal Forbes mencatat pada 12 Juni 2023, Irwan dan keluarga diperkirakan memiliki kekayaan bersin mencapai 1,08 miliar dolar atau sekitar Rp16,9 triliun.
Kekayaan itu membuat Bos Sido Muncul itu masuk jajaran 50 konglomerat terkaya di Indonesia pada tahun 2023 lalu.
Dalam unggahan YouTube Fristian Griec, Bos Sido Muncul itu menyoroti gaya hidup pebisnis muda yang kerap flexing alias pamer kekayaan di media sosial.
Fristian membuka percakapan dengan menyoroti kaos yang dipakai Irwan sambil memperkirakan harganya yang hanya Rp80 ribu.
"Bapak nggak pernah pakai jam yang mahal sih, ini t-shirt saja Rp80 ribu. Tapi bagi pengusaha-pengusaha muda itu Pak, mereka bikin, kalau istilah sekarang, flexing," ujar Fristian di Kanal YouTube Fristian Griec yang tayang pada 26 Juli 2024 lalu.
"Naik mobil mewah, naik private jet, jam tangannya mungkin sudah miliaran. Padahal mungkin yang lebih kaya itu Irwan Hidayat. Katanya itu strategi marketing, Bapak setuju nggak?" tambahnya.
Irwan pun menyetujui pernyataan Fristian yang menyebut gaya pamer itu adalah sebuah strategi marketing.
"Kalau supaya dipercaya dia harus (kelihatan) kaya, ya setuju," terang Irwan.
Baca Juga: Peneliti sebut ketegasan Prabowo terhadap korupsi sebuah oase di tengah wajah politik RI
Namun, tampaknya gaya pamer tidak sejalan dengan gaya hidup sang Bos Sido Muncul itu.
Irwan mengatakan, jika seseorang memiliki uang yang banyak, maka hidupnya akan semakin sederhana.
Artikel Terkait
Top 5 perusahaan Indonesia yang raih gelar terbaik versi majalah TIME 2024
Kabupaten Subang punya dua 'Kawasan Ekonomi Khusus', Pj. Bupati harap bisa dongkrak ekonomi, serap tenaga kerja dan pemberdayaan BUMD
Prabowo kemahkan anggota kabinet di Magelang, Pengamat: Positif untuk olah pikiran dan mental
Tertarik dengan marhaenisme, mantan Ketua DPRD Subang, H. Narca Sukanda memulai karir politik dari sekretaris ranting partai di Desa Citrajaya
Kemenperin tunjuk LAZ Assyifa Peduli sebagai mitra penyelenggaraan bimbingan teknis WUB pengembangan serat alam nanas
Promedia bersama Bank BRI gelar seminar jurnalistik bertajuk 'Mediapreneurtalks - BRI Journalism 360 Jurnalisme Berkualitas dan Berkelanjutan'
Bincang bisnis era digital di Kampus FISIP UNDIP Semarang, Promedia ajak para mahasiswa berani jadi pengusaha media