Tekan inflasi, Pemda Subang gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di wilayah yang paling terisolir dan jauh dari pasar

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 30 Juli 2024 | 22:54 WIB
Pj. Bupati Subang, Dr. Imran meninjau pasar murah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang, Selasa 30 Juli 2024
Pj. Bupati Subang, Dr. Imran meninjau pasar murah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang, Selasa 30 Juli 2024

GENMILENIAL.ID - Pemerintah Daerah Kabupaten Subang melalui Dinas Ketahanan Pangan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman kantor Desa Jalupang, Kecamatan Kalijati pada Selasa, 30 Juli 2024.

Kegiatan tersebut juga digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Badan Pangan Nasional (Bapanas) ke-3 tahun 2024 serta menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Subang, Rd. Maman Firmansyah mengatakan bahwa kegiatan utama dari penyelenggaraan GPM yakni menekan angka inflasi di Kabupaten Subang.

"Menyediakan bahan pangan pokok strategis dengan harga yang terjangkau dan berkualitas serta memfasilitasi penyediaan dan penyaluran komoditas pangan dari pemasok atau produsen," kata Maman.

Baca Juga: Hari kedua berada di IKN, ini makanan yang dinikmati oleh Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana

Ia pun mengatakan bahwa yang menjadi sasaran dari GPM merupakan masyarakat Desa Jalupang yang wilayahnya cukup terisolir dari pasar.

"Sasaran kegiatan GPM yaitu masyarakat Desa Jalupang yang wilayahnya cukup terisolir jauh dari pasar mendapatkan harga pangan pokok yang terjangkau," ucapnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Subang, Dr. Imran yang juga turut meninjau langsung kegiatan tersebut mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan upaya kolaboratif dalam rangka menekan laju inflasi di Kabupaten Subang dengan menciptakan pasar yang baik.

Sesditjen Politik dan PUM Kemendagri ini juga mengungkapkan bahwa GPM merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam aspek sosial membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok yang terjangkau.

Baca Juga: Teka teki inisial T pengendali bisnis judi online di Indonesia, Kepala BP2MI akan diperiksa lagi oleh Bareskrim Polri

"GPM ini saya minta dilaksanakan secara menyeluruh dan pelaksanaan lokasi-lokasinya yang berada diperbatasan yang cukup terisolir yang jauh dari pasar dengan harapan gerakan pangan murah ini bisa menjangkau seluruh masyarakat Subang dan bisa mampu mendapatkan pangan pokok yang terjangkau," kata Dr. Imran.

Lanjut Dr.Imran, saat ini hampir seluruh dunia mengalami musim kekeringan, bahkan di Subang ada beberapa waduk yang sudah mengering karena el-nino. Terkait hal tersebut, Pemerintah Daerah melakukan antisipasi dengan mengatur pola tanam lahan pertanian.

Pemerintah Daerah Subang juga telah meinta Dinas terkait untuk mengatur pola tanam dan pola ternak, sehingga Subang akan siap dalam menghadapi el-nino.

"Gerakan tanam tersebut untuk kebutuhan harian masyarakat, seperti komoditas tomat, cabe, bawang dan lainnya dengan memanfaatkan media polibek atau pot kecil sehingga kapanpun butuh kebutuhan sayuran tersebut mudah didapat tidak perlu beli ke pasar," tuturnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X