kampus

UM Bandung gelar kinemaksi, gerakan kolektif generasi muda untuk melawan korupsi

Rabu, 23 Oktober 2024 | 21:14 WIB
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Art Cinematography Deluxe (Artside) UM Bandung gelar Event Screening Film Anti Korupsi (Kinemaksi) Auditorium Kiai Haji Ahmad Dahlan pada Selasa, 22 Oktober 2024

GENMILENIAL.ID - Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Art Cinematography Deluxe (Artside) sukses mengadakan pembukaan Event Screening Film Anti Korupsi (Kinemaksi) pada Selasa, 22 Oktober 2024.

Acara yang berlangsung di Auditorium Kiai Haji Ahmad Dahlan UM Bandung itu menjadi rangkaian kompetisi dari Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) yang dikelola oleh Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK.

Beragam rangkaian acara dilaksanakan, mulai dari pemutaran film, seminar, musikalisasi puisi, kompetisi esai, hingga live painting.

Hadir juga akademisi dan pakar hukum tata negara Bivitri Susanti dan content creator terkenal Guru Gembul sebagai narasumber seminar.

Baca Juga: Pakar Hukum Tata Negara ini sebut korupsi politik lebih berbahaya dan punya dampak lebih kompleks, harus ada gerakan sosial untuk menghapusnya!

Vice Director of Event Kinemaksi Dzulfikar Maulana mengatakan bahwa acara tersebut menjadi bentuk kepedulian bagi generasi muda dalam meningkatkan kesadaran seputar isu anti korupsi.

”Niat awal kita ini untuk bisa memantik dan menumbuhkan integritas generasi muda dalam isu anti korupsi,” ucap Dzulfikar.

Event tersebut menurutnya berawal dari terpilihnya UM Bandung dalam kompetisi screening film kategori kampus dari ACFFEST KPK.

”Alhamdulillah UM Bandung terpilih 6 besar dari 20 peserta dari seluruh Indonesia dalam kompetisi ACFFEST KPK,” jelas Dzulfikar.

Dirinya berharap agar event tersebut dapat memperluas isu-isu anti korupsi kepada para pengunjung.

Baca Juga: Istirahat dulu di politik, H. Narca Sukanda sebut sudah punya pilihan untuk Pilkada Subang 2024? ini harapanya untuk pemimpin Subang ke depan

”Harapannya semoga niat kami untuk menumbuhkan kultur kritis dalam isu anti korupsi bisa terlaksana dan terwujud,” kata Dzulfikar.

Sementara itu, secara virtual, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Amir Arief menjelaskan bahwa ACFFEST kali ini menjadi tahun ke-10 diselenggarakannya acara tersebut.

Menurutnya, Festival tersebut mengajak masyarakat Indonesia untuk menyebarkan pesan-pesan anti korupsi melalui film.

Halaman:

Tags

Terkini