“Aku hanya bisa belajar menerima semuanya. Apakah aku tidak pantas untuk mendapatkannya (PNS)?” tulis Nurul dalam unggahannya.
Baca Juga: Viral longsor di bantaran Kali Bekasi Tambun Utara, enam rumah warga terdampak
Harapan untuk masa tua atlet
Dalam kolom komentar, Nurul Akmal turut merespons warganet yang menyinggung soal kesejahteraan atlet setelah pensiun.
Ia menegaskan bahwa harapannya bukan untuk kepentingan saat masih aktif bertanding, melainkan untuk jaminan hidup di masa tua.
“Kalau masih jadi atlet, kalau udah pensiun, kita cari untuk masa tua, bukan untuk sekarang,” jawab Nurul.
Ia juga mengungkapkan kebingungannya terkait harapan untuk menjadi PNS.
Baca Juga: Onad akui alami sindrom peter pan usai rehabilitasi narkoba, sulit move on dari usia 19 tahun
“Sama siapa berharap jadi PNS, usaha dan doa selalu, tapi hasilnya tetap P3K PW,” tambahnya.
Banjir dukungan warganet
Curhatan Nurul Akmal pun menuai simpati luas dari warganet. Banyak yang menilai pemerintah seharusnya memberikan apresiasi lebih kepada atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama bangsa.
“Haru bacanya, Kak Nurul harusnya jadi PNS karena sudah banyak bikin Indonesia bangga,” tulis salah satu warganet.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai status PPPK paruh waktu yang diterima oleh Nurul Akmal.***