Buntut desakan publik dan sikap DPR, 6 atlet Israel batal berlaga di kejuaraan dunia senam Jakarta

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 11 Oktober 2025 | 15:37 WIB
Pemerintah Indonesia resmi membatalkan visa enam atlet Israel yang akan tampil di Kejuaraan Dunia Senam (Dok. Kemenpora)
Pemerintah Indonesia resmi membatalkan visa enam atlet Israel yang akan tampil di Kejuaraan Dunia Senam (Dok. Kemenpora)

 

GENMILENIAL.ID — Pemerintah Indonesia resmi membatalkan visa enam atlet Israel yang semula dijadwalkan tampil dalam ajang Artistic Gymnastics World Championship 2025 di Jakarta pada 19–25 Oktober mendatang.

Keputusan ini menegaskan posisi politik luar negeri Indonesia yang konsisten menolak segala bentuk penjajahan, termasuk agresi militer Israel terhadap Palestina.

Ketua Umum PB Persatuan Senam Indonesia (Persani), Ita Yuliati, mengonfirmasi pembatalan tersebut dalam konferensi pers di Indonesia Arena, Jumat, 10 Oktober 2025.

Baca Juga: Remaja ditusuk di Cibogo Subang, motor raib: Polisi dalami dugaan tawuran geng motor dini hari

“Mereka (atlet Israel) dipastikan tidak akan hadir karena visa juga sudah dibatalkan. Federasi Senam Internasional (FIG) sudah memberi konfirmasi resmi bahwa Israel tidak hadir,” ujarnya.

Ita menegaskan bahwa Indonesia berperan sebagai tuan rumah penyelenggara teknis dan tidak memiliki kewenangan menentukan peserta yang diundang.

“Persani tidak pernah mengundang. Semua peserta ditetapkan oleh FIG,” tambahnya.

Adapun enam atlet Israel yang batal tampil adalah Eyal Indig, Artem Dolgopyat, Ron Pyatov, Lihie Raz, Roni Shamay, dan Yali Shoshani.

Baca Juga: IIMS Garage Balikpapan 2025 jadi tonggak ekspansi Dyandra Promosindo ke Kalimantan

Meski demikian, absennya Israel tidak akan memengaruhi status kejuaraan karena ajang ini bukan bagian dari kualifikasi Olimpiade.

Tekanan publik dan sikap DPR

Keputusan pembatalan visa itu mengikuti gelombang penolakan publik yang luas serta desakan politik dari berbagai pihak, termasuk Komisi I DPR RI.

Wakil Ketua Komisi I, Sukamta, menilai kehadiran atlet Israel di Indonesia akan mencederai amanat konstitusi dan sikap politik luar negeri yang berpihak pada kemanusiaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X