Keteguhan iman yang ditunjukkan bocah pengungsi Aceh tersebut menjadi cermin kekuatan luar biasa yang tumbuh dari kepolosan dan keikhlasan.
Di tengah duka banjir, suara kecil yang memilih Al-Qur’an di atas mainan menjadi pesan kuat tentang harapan, kesabaran, dan ketabahan yang lahir dari keterbatasan.***