"Thank you for always being my rainbow after the storm."
Sastra sebagai cermin sosial dan historis
Lebih jauh, Yanuardi menekankan bahwa sastra Persia harus dibaca sebagai dokumen sosial, bukan semata kumpulan kata-kata indah.
“Ia mencerminkan dinamika masyarakat, relasi kuasa, dan pencarian makna eksistensial manusia Persia sepanjang zaman,” tegasnya.
Dalam pusaran geopolitik dan stigma yang sering melekat pada Iran sebagai negara 'bermasalah,' sastra Persia justru memperlihatkan sisi lain, bahwa di sana pernah dan masih terus tumbuh peradaban kata, cinta, dan cahaya ilmu.***