GENMILENIAL.ID — Di tengah semarak Car Free Day (CFD) di Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kabupaten Subang, sebuah gerakan pelestarian budaya Sunda berjalan hidup.
Ribuan warga tidak hanya berolahraga, tapi juga disuguhi tontonan anak-anak yang piawai memainkan alat musik tradisional gamelan dan saron.
Suasana semakin khas dengan pedagang yang menggunakan pakaian adat Sunda, laki-laki hitam dan perempuan putih, menambah kekayaan budaya yang terasa kental di Kampung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Dari rumah tangga ke pemerintah: Jawa Barat dan Subang perangi sampah sampai tuntas
Dede Upay, pengajar gamelan di Lembur Pakuan, mengungkapkan pentingnya mengenalkan budaya daerah sejak usia dini.
“Anak-anak ini rutin berlatih setiap minggu agar budaya Sunda tidak hilang tersapu oleh arus budaya asing. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk menjaga warisan leluhur,” ujarnya.
Anak-anak usia 6 sampai 13 tahun ini aktif mempelajari jaipongan dan alat musik gamelan sebagai upaya mempertahankan identitas budaya lokal.
Baca Juga: Terdeteksi gelombang kuat 30 cm terjang Hokkaido, Jepang kini siaga tsunami susulan setinggi 3 meter
Kegiatan sederhana ini diharapkan membentuk kecintaan dan kebanggaan generasi muda terhadap seni tradisional.
Dengan semangat gotong royong dan rasa cinta tanah air, Lembur Pakuan menunjukkan bahwa pelestarian budaya Sunda bukan hanya tugas pemerintah atau komunitas seni, tapi juga tanggung jawab bersama seluruh masyarakat, terutama generasi penerus.***
Artikel Terkait
Tataliwargi Dahana kunjungi Saung Udjo, angkat harmoni angklung untuk lestarikan budaya Sunda
Polwan Polres Subang bagikan makanan di CFD Lembur Pakuan, dapat apresiasi masyarakat
Lembur Pakuan: Pesona kampung Gubernur Jawa Barat yang menyulap Subang jadi destinasi favorit
Ipda Herlina Swandy, polwan cantik penjaga keamanan CFD di Lembur Pakuan
Hangatnya pertemuan dua Gubernur di Lembur Pakuan, candaan Dedi Mulyadi bikin warganet baper
Dedi Mulyadi jelaskan filosofi logo baru RSUD Welas Asih: Asmaul Husna hingga nilai sunda
Subang tampilkan UMKM unggulan dan budaya lokal di Sunda Karsa Fest 2025