Baca Juga: 92 Km jalan dibangun, hibah dipangkas: Kang Rey ungkap alasan ada pihak yang sebut 'Subang gelap'
Ia menegaskan dua persoalan paling mendesak di wilayahnya terkait lampu PJU dan akses jalan ke makam.
“Aspirasi yang paling urgent itu lampu PJU dan jalan ke makam yang kurang lebar dan masih tanah merah. Itu akan kami kawal agar bisa terealisasi.”
Sementara itu, Ketua RW 11, Dadat Rahmadi, menyebut warganya berjumlah sekitar 250 jiwa dan berharap seluruh aspirasi dapat direalisasikan.
“Harapan kami, apa yang kami sampaikan bisa membangun lingkungan dan terealisasi dengan baik,” ungkapnya.
Baca Juga: Insiden pesawat Cessna PT Wise Air di Karawang: Turun dari 5.500 ke 500 kaki dalam hitungan detik
Dadat juga menegaskan bahwa komunikasi dengan Evi selama ini selalu terbuka.
“Alhamdulillah, untuk akses ke Ibu Evi lancar. Tidak hanya saat reses, di luar reses pun kami tetap bisa berkomunikasi menyampaikan keluhan warga,” katanya.***
Artikel Terkait
Reses perdana, anggota DPRD komisi IV ini terima curhatan ibu-ibu soal pinjol dan bank emok, Sri Wahyuningsih : Kami akan buat program pemberdayaan
Anggota DPRD Subang H. Anharudin serap aspirasi warga Pabuaran, dari peternakan domba hingga jalan kampung
Fraksi-fraksi DPRD Subang soroti RAPBD 2026: Dari PAD, pendidikan, hingga pelayanan publik
DPRD Subang dorong RAPBD 2026 lebih pro rakyat, eksekutif janji fokus PAD, layanan publik, dan pilkades digital
Anggota DPRD Subang usulkan nama jalan Eyang Martayuda dan Bupati Danta Ganda Wikarma
Ketua DPRD Subang minta perusahaan patuhi Perbup Nomor 21 Tahun 2025 tanpa rugikan pekerja
Reses DPRD Subang dimulai: 49 Anggota kembali ke Dapil, fokus dengarkan aspirasi warga