Baca Juga: Kagum ketegaran warga Aceh di tengah duka bencana, Salim A Fillah terharu disuguhkan durian
Dengan suara bergetar menahan tangis, Abdi mengungkapkan bahwa senyuman para korban bukan berarti mereka telah lepas dari duka mendalam.
“Mereka senyum meskipun dalam hati mereka merasakan kepedihan,” ungkapnya.
Soroti sepinya atensi publik soal bencana Sumatera
Tak hanya berbagi makanan, King Abdi juga menyampaikan keprihatinannya terhadap menurunnya perhatian publik terhadap kondisi bencana di Sumatera.
Ia menilai, unggahan tentang bencana yang sebelumnya ramai di media sosial kini mulai sepi, padahal kondisi di lapangan masih jauh dari kata pulih.
“Sedih dan sakit hati, karena banyak postingan tentang kondisi mereka sekarang mulai sepi,” tegas Abdi.
Ia kembali menunjukkan kondisi wilayah Aceh Tamiang yang masih dipenuhi kerusakan.
“Ini bukti Aceh, Sumatera belum baik-baik saja,” ujarnya.
“Kita masih bisa berbagi makanan seperti ini, dan kami masih membutuhkan Anda semua,” tandasnya.
Banjir dukungan dari warganet dan tokoh publik
Hingga Sabtu, 10 Januari 2026 pukul 18.00 WIB, unggahan King Abdi tersebut telah disukai lebih dari 35 ribu pengguna Instagram.
Kolom komentar pun dipenuhi doa dan dukungan, termasuk dari pebisnis sekaligus figur publik, Gilang Widya Pramana alias Juragan 99.
Artikel Terkait
Di tengah status transisi darurat, anak-anak dusun pedalaman Aceh Utara tertawa saat terima bantuan kasur
Mengalah demi sesama, warga Aceh Tamiang relakan antrean Huntara untuk penyintas yang lebih terisolir
'Kami bukan orang malas', curhat Kepala Desa Aceh Tengah ungkap akses terputus jadi derita pascabanjir
Demi tak terisolir, warga Aceh Tengah gotong royong pikul sling 125 meter sejauh 3 kilometer
Hiburan usai bersihkan sekolah di Aceh Tamiang, aksi anggota Brimob nyanyi lagu Dewa 19 ini viral
Influencer Bobon Santoso ungkap kondisi pascabanjir Aceh Tamiang, temukan rumah warga dari sisa reruntuhan
Kagum ketegaran warga Aceh di tengah duka bencana, Salim A Fillah terharu disuguhkan durian