“Pembinaan dan penanganan terhadap siswa yang terlibat, serta telah memanggil orang tua atau wali siswa,” ungkap pihak sekolah.
Sekolah juga menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap pembinaan karakter, pengawasan, dan pendampingan siswa.
Evaluasi tersebut disampaikan sebagai tindak lanjut atas kejadian yang melibatkan sejumlah siswa SMKN 1 Takengon ketika masih mengenakan seragam sekolah dan berada di luar lingkungan sekolah saat jam belajar.
“Kami memohon doa, dukungan, dan pengertian dari seluruh masyarakat agar anak-anak yang diamanahkan kepada kami dapat menjadi pribadi yang lebih baik, santun, berakhlak, dan bertanggung jawab,” imbuh pihak sekolah.
Baca Juga: Gandeng YWBI, Boy Thohir bersama Hendropriyono kirim anak muda RI tempuh pendidikan ke negeri China
Bupati Aceh Tengah pergoki siswa merokok dan main domino
Sebelumnya, video yang memperlihatkan Haili Yoga menegur sejumlah siswa SMKN 1 Takengon beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, Haili terlihat mendatangi para siswa yang sedang berada di rumah makan. Ia kemudian menegur mereka karena merokok dan bermain batu domino pada jam sekolah.
Haili juga meminta pemilik rumah makan untuk melarang anak-anak yang masih mengenakan seragam sekolah merokok dan bermain domino ketika seharusnya mengikuti kegiatan belajar.
“Di mana sekolahnya? Ini semua SMKN 1 Takengon? Panggil Satpol PP, panggil kepala sekolah juga,” ujar Haili dalam video tersebut.
Sejumlah siswa kemudian menghentikan permainan domino. Namun, terdapat satu siswa yang terlihat masih melanjutkan permainan dan disebut menunjukkan gesture menantang kepada Haili.
Sikap tersebut kemudian turut menjadi perhatian warganet.
“Merokok itu nggak boleh, jangan biarkan seperti ini. Ini merokok jam sekolah, main batu jam sekolah,” lanjut Haili.