“Sekolah rakyat hadir untuk menjangkau mereka yang tidak mampu bersaing karena keterbatasan ekonomi,” tambahnya.
Melahirkan agen perubahan
Rico menegaskan, Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar, tetapi menjadi ruang pembentukan karakter dan masa depan anak-anak bangsa.
“Sekolah rakyat memberi harapan, menumbuhkan asa, dan mengubah mimpi yang sebelumnya dianggap tidak mungkin,” tuturnya.
Ia menyebut, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi baru yang kelak menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing.
“Mereka tidak harus memiliki nasib yang sama dengan orang tuanya,” tegas Rico.
Baca Juga: Viral, guru di Tapsel hibahkan 7.500 meter tanah untuk bangun madrasah usai banjir bandang
Kisah siswi SRMP 19 Kupang: Dari keterbatasan menuju harapan
Dalam forum tersebut, Rico juga menampilkan kisah Sofia Rorista Angel, siswi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 19 Efata Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Dalam sebuah video, Sofia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Prabowo atas hadirnya Sekolah Rakyat di daerahnya.
“Terima kasih Bapak Presiden sudah memperhatikan kami anak-anak dari Timur. Walaupun Bapak sibuk mengurus negara, masih sempat memikirkan kami agar bisa sekolah,” ucap Sofia.
Ia mengaku, keberadaan Sekolah Rakyat telah mengubah hidupnya yang sebelumnya penuh keterbatasan menjadi lebih terang dan penuh harapan.
“Bagi saya, Bapak seperti orang tua yang mengangkat saya dari tempat gelap ke tempat yang terang,” tuturnya.