Lelaki yang aktif sebagai tim riset milenial Indonesia ini juga menuturkan bahwa nasionalisme yang diajarkan Bung Karno berbeda dengan nasionalisme barat.
“Berbeda ketika memahami nasionalisme yang barat banget sehingga narsisme kaya Hitler, Soekarno tidak begitu, kita nasionalisme dalam rangka memakmurkan, mensejahterakan,” jelasnya.
Maka dari itu, kata Anja begitu pentingnya konstekstualisasi ajaran Bung Karno agar tetap terus dilakukan dan diterapkan.
“Bagaimana pancasila hari ini dimaknai sebagai ideologi yang harus fleksibel menjawab tantangan zaman,” tuturnya.