b. Prioritas penerimaan
Calon siswa yang berada di dalam zona akan mendapatkan prioritas penerimaan di sekolah-sekolah negeri di wilayah tersebut.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesempatan bagi siswa lokal untuk masuk ke sekolah yang lebih diminati dan berkualitas.
c. Alokasi kuota
Setiap sekolah di zona akan diberikan kuota penerimaan siswa. Kuota tersebut harus mencerminkan kapasitas dan daya tampung sekolah, sehingga tidak mengganggu kualitas pembelajaran dan kondisi fisik sekolah.
3. Dampak sistem zonasi
Penerapan sistem zonasi dalam PPDB telah membawa dampak positif yang signifikan dalam sistem pendidikan di Indonesia:
a. Meratakan akses pendidikan
Sistem zonasi memastikan setiap calon siswa memiliki akses yang lebih merata ke sekolah-sekolah negeri terdekat.
Tidak ada lagi kesenjangan besar antara kota dan daerah pedesaan dalam kesempatan mendapatkan pendidikan berkualitas.
b. Mengurangi persaingan berlebihan
Dengan adanya sistem zonasi, persaingan sengit antara calon siswa dan orang tua yang berlomba-lomba mendapatkan tempat di sekolah favorit dapat dikurangi. Hal ini mengurangi tingkat stres dan tekanan pada siswa serta orang tua.
c. Meningkatkan kualitas sekolah
Dengan adanya alokasi kuota yang sesuai, sekolah-sekolah dapat lebih fokus pada peningkatan kualitas pendidikan tanpa terbebani jumlah siswa yang berlebihan.
Artikel Terkait
Perkenalkan Resko Band ke pelajar, AKBP Sumarni dorong Generasi Zilenial untuk punya karya dan kreatif
Usia Golden Age anak, membangun pondasi unggul untuk masa depan
Golden Age anak, masa keemasan yang menentukan masa depan
Kurikulum merdeka, pendidikan masa depan untuk kemandirian siswa
Pentingnya pendidikan seks bagi remaja, membangun kesadaran, pengetahuan dan kesehatan seksual
Pendidikan seks bagi remaja, melangkah menuju masa depan yang sehat dan bertanggung jawab
Yayasan Mabdaul Ulum gelar rapat koordinasi bahas program tingkatkan kompetensi peserta didik