GENMILENIAL.ID – Aktor sekaligus relawan, Trisa Triandesa, menyoroti kondisi pendidikan pascabencana di Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, Aceh Tengah yang hingga kini belum sepenuhnya pulih.
Melalui unggahan di media sosialnya, Trisa mengungkap bahwa para siswa masih mengalami keterbatasan fasilitas belajar, terutama buku pelajaran yang belum tersedia sejak bencana terjadi pada akhir November 2025.
Siswa belajar di tengah keterbatasan
Dalam video yang diunggah pada Sabtu 21 Maret 2026 melalui akun Instagram @trisatriandesa, Trisa membeberkan bahwa kegiatan belajar pascabencana masih belum pulih total.
Baca Juga: Kronologi cucu Mpok Nori dibunuh di Cipayung, pelaku mantan suami ditangkap saat hendak kabur
“Sampai 9 Maret 2026, ketika saya di sana, belum ada nih buku pelajaran diterima oleh guru dan siswa. Habis lebaran mungkin, ya? Aamiin,” tulisnya.
Ia menuturkan bahwa kondisi tersebut membuat proses belajar mengajar berjalan tidak maksimal.
“Kemendikdasmen, izin, boleh nggak tolong dikirimkan buku pelajaran untuk anak-anak di Desa Reje Payung ini? Karena udah lebih dari 3 bulan mereka nggak belajar,” ucapnya.
Menurut Trisa, sebagian siswa bahkan belum kembali bersekolah secara normal sejak bencana melanda wilayah tersebut.
Baca Juga: Viral ibu tetap berdoa di tengah hujan usai salat Id, warganet: Doanya menembus langit
“Kalaupun belajar, hanya mengandalkan apa yang bisa diajarkan dengan segala keterbatasan oleh guru yang ada di sini,” imbuhnya.
Guru mengajar semua kelas di tenda
Selain minimnya fasilitas, Trisa juga menyoroti kondisi tenaga pengajar yang harus bekerja dalam keterbatasan.
Ia menyebut seorang guru bernama Ijal hanya menerima gaji sekitar Rp250.000 per bulan.
Artikel Terkait
Cerita bocah Geudumbak Aceh Utara bertahan di pohon kelapa saat banjir 2025, sehari semalam tanpa makan
Beras nenek pengungsi di Aceh Tamiang hilang dicuri, warganet: Tak punya hati
Warga Aceh di tenda pengungsian hanya ambil satu kotak nasi, viral karena sikap peduli sesama
Perkebunan kopi terancam lubang raksasa, Usman warga Aceh Tengah ikhlas lepas tanah 30 tahun
Tiga bulan pascabanjir Aceh, anak-anak bertahan belajar di ruko dan tenda darurat
Viral warga Aceh Tengah panic buying BBM, antrean SPBU mengular hingga bawa jeriken
TNI AD bangun 35 jembatan bailey di Aceh untuk perkuat konektivitas antarwilayah